Ada 4,2 Juta Ton Sampah Tak Terkelola di Indonesia, Ini Target Presiden Jokowi | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Ada 4,2 Juta Ton Sampah Tak Terkelola di Indonesia, Ini Target Presiden Jokowi


BERSIHKAN SAMPAH. Anggota Gerakan Pramuka NTT saat membersihkan sampah yang menumpuk di Jl. W. Z. Johannes, samping RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, Rabu (14/4). (FOTO: ISTIMEWA)

NASIONAL

Ada 4,2 Juta Ton Sampah Tak Terkelola di Indonesia, Ini Target Presiden Jokowi


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Pada 22 April lalu, masyarakat diajak memperingati Hari Bumi Sedunia. Tentunya diharapkan masyarakat menjadi lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya permasalahan sampah.

Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam hal pengendalian sampah menargetkan Indonesia bebas sampah pada tahun 2025. Begitu juga dengan pengolahan sampah rumah tangga agar bisa dimanfaatkan 100 persen.

Asisten Deputi Pengelolaan Sampah dan Limbah Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves), Rofi Alhanif menjelaskan, potret persoalan sampah di Indonesia sangat besar dan belum optimal.

”Di Indonesia bisa digambarkan bahwa sampah yang dapat kita kelola hanya sebesar 2 juta ton, sedangkan sampah yang tidak terkelola sebesar 4,2 juta ton. Hal ini sangat meresahkan, karena sampah-sampah ini sebagian besar berakhir di laut,” ujar dia, Minggu (25/4).

“Masalah sampah merupakan tanggung jawab semua orang, karena semua orang turut andil dalam membuang sampah,” sambung Rofi.

BACA JUGA: Atasi Dampak Badai Seroja, Gerakan Pramuka Bersihkan Sampah di Kota Kupang

BACA JUGA: Manfaatkan Sampah Jadi Energi Listrik

Untuk memberikan kesadaran pada masyarakat, Direktur Informasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), Septriana Tangkary pun menyampaikan bahwa persoalan sampah memang bukan persoalan yang sederhana di Indonesia. Banyak cara yang bisa dilakukan oleh milenial. Salah satunya adalah memilah sampah dari rumah.

“Anak-anak muda sekarang harus segera take action untuk turut serta melakukan pengelolaan sampah, apalagi saat ini Indonesia merupakan negara penghasil limbah plastik terbesar ke dua di dunia,” ujarnya.

Dia pun menyarankan agar anak muda tidak hanya memanfaatkan internet untuk bermain game dan streaming film saja. Banyak hal lain yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan sampah.

“Gnakan jaringan internet untuk hal-hal bermanfaat. Salah satunya dengan berbelanja barang-barang hasil karya produsen lokal akan turut menggerakkan UMKM, bahkan kita bisa turut memasarkan hasil kreasi kita melalui berbagai marketplace yang ada,” kata Septry. (jpc/jpg)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top