Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah Warga Kampung Buton | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah Warga Kampung Buton


TINGGAL PUING. Warga dan aparat TNI-Polri berusaha memadamkan api yang membakar rumah warga Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Kamis (22/4). (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah Warga Kampung Buton


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Nasib malang dialami tiga warga RT 01/RW 02, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, dimana rumah yang selama ini didiami warga tersebut hangus terbakar dilalap si jago merah pada Kamis (22/4). Dugaan sementara, pemicu kebakaran adalah karena adanya hubungan arus pendek di salah satu rumah warga yang selama ini tak ditempati.

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 12.30 Wita itu membuat pemilik rumah, masing-masing Zukardin, Pu Latif, dan seorang ibu yang diketahui bernama Wabi harus kehilangan tempat tinggal. Bahkan harga benda warga yang bermukin di Kampung Buton ini pun hangus terbakar.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini di lokasi kejadian menyebutkan, api diketahui berasal dari salah satu rumah kosong, yang kemudian merambat pada dua unit rumah lainnya. Rumah kosong yang menjadi pemicu itu ternyata berdiding bambu, hingga mengakibatkan dua rumah semi permanen dan satu unit permanen ikut terbakar.

“Api berasal dari rumah kosong berdiding bambu, karena angin kencang sehingga merambat ke rumah lainnya,” ungkap Zukardin, salah satu korban kepada TIMEX saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (22/4) sekitar pukul 14.30 Wita.

Peristiwa kebakaran itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian, sementara warga lainnya berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Zukardin mengaku pada saat kejadian itu anak dan istrinya tengah beristirahat siang, usaha untuk melakukan pemadaman tidak dapat dilakukan lantaran api terus mebesar. Istrinya Mirawati dan kedua anaknya memilih untuk menyelamatkan diri.

“Saya berusaha untuk melakukan pemadaman, namun tidak berhasil. Istri dan kedua anak yang tengah tertidur pulas kaget dan langsung menyelamatkan diri,” ungkap Zukardin.

Di tengah kobaran api, datang satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu tangki air. Selain warga, aparat TNI-Polri pun turun ke lokasi untuk membantu melakukan pemadaman. Api baru berhasil dijinakan sekitar pukul 14.30 Wita.

Berdasarkan perkiraan sementara, akibat kebakaran ini para korban mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka ketika mengetahui adanya peristiwa kebakaran itu, langsung terjun ke lokasi untuk memastikan keadaan dan upaya pemberian bantuan.

Ketua RT 01, Kelurahan Kota Uneng, Maretius Berartus mengaku kaget ketika ada teriakan warga bahwa telah terjadi kebakaran. Mendengar teriakan itu, sosok yang akrab disapa Beatus ini langsung menuju lokasi dan tampak api sudah membumbung tinggi melewati atap rumah dan sudah merambat ke dua unit rumah warga lainnya.

“Saya kaget ada teriakan warga bahwa ada rumah terbakar. Mendengar teriakan itu saya langsung menuju lokasi dan melihat api sudah sampai kebagia atap rumah, bahkan sebagian sudah merambat ke dua rumah warga lainnya,” kata Beatus. (Kr5)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top