Samsat Maumere: Ratusan Kedaraan Plat Merah di Sikka Tunggak Pajak | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Samsat Maumere: Ratusan Kedaraan Plat Merah di Sikka Tunggak Pajak


Kepala Samsat Maumere, Stanislaus K. Jawan S.Sos. M.AP. (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Samsat Maumere: Ratusan Kedaraan Plat Merah di Sikka Tunggak Pajak


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Kepala Samsat Maumere, Kabupaten Sikka, Stanislaus K. Jawan S.Sos. M.AP menyebutkan, ratusan kendaraan dinas belum melakukan pembayaran pajak.

Menurut Stanislaus, total kendaraan plat merah di Pemkab Sikka yang masih menunggak pajak hingga saat ini sebanyak 228 unit. Jumlah ini terhitung sejak 2018 hingga 2021. Rinciannya, 50 unit kendaraan roda empat dan 178 unit kendaraan roda dua. “Masih banyak kendaraan dinas yang menunggak pajak sejak tahun 2018 hingga saat ini. Totalnya mencapai 228 unit kendaraan plat merah yang masih menunggak,” ungkap Stanislaus kepada media ini di Maumere, Senin (26/4).

Stanislaus menyebutkan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan stakeholder untuk melakukan penagihan pajak kendaraan yang masih menunggak. Stakeholder yang dimaksud Stanis, yakni pihak Kepolisian dan Jasa Raharja. “Kami telah berkoordinasi dengan semua stakeholder diantaranya pihak kepolisian dan Jasa Raharja untuk melakukan penagihan,” jelasnya.

Stanis menyebutkan, seluruh kendaraan dinas yang tersebar di seluruh OPD Pemkab Sikka sudah ada anggaran pajak kendaraan, dengan demikian tidak ada alasan apapun untuk tidak membayar pajak.

Stanis mengungkapkan, meningkatnya kendaraan plat merah yang menunggak pajak lantaranya kendaraan tersebut sudah dalam kondisi rusak atau tidak dipakai. Kendaraan yang rusak atau tidak dipakai tersebut ternyata tidak dilaporkan kondisi fisiknya ke Samsat setempat. Mestinya, kata Stanis, jika terdapat kendaraan dinas yang tidak layak pakai, maka harus segera melapor ke Samsar.

Sementara itu Kepala Seksi Penetapan dan Penagihan, Maria Yudith Dewi H., S.ST, membeberkan bahwa selain masih meningkatnya kendaraan yang menunggak juga terdapat kendaraan yang diputihkan. Namun terdapat kendala dimana ketika proses balik nama, tidak dilengkapi persyaratan lelang.

“Secara de facto semua persyaratan tidak dipenuhi. Ini karena banyak kendaraan dinas ketika akan balik nama tidak dilengkapi dengan pesyaratan lelang. Walau ada BPKB dan STNK, namun kalau tidak dilampirkan dengan pesyaratan lelang maka tidak dapat diproses,” kata Maria. (Kr5)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top