51 Lurah Datangi Kantor DPRD Minta Tindak Tegas Oknum Anggota Dewan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

51 Lurah Datangi Kantor DPRD Minta Tindak Tegas Oknum Anggota Dewan


AKSI SOLIDARITAS. Parah lurah se Kota Kupang saat mendatangi gedung DPRD Kota kemarin (26/4). Tampak Salah satu Asisten di Pemkot, Agus Ririmase dan Camat Kota Raja, Rudi Abubakar. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

51 Lurah Datangi Kantor DPRD Minta Tindak Tegas Oknum Anggota Dewan


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Lurah se Kota Kupang melakukan aksi solidaritas dengan mendatangi gedung DPRD Kota Kupang dan meminta oknum legislator atas nama Siqvrid Basoeki ditindak dengan tegas. Pasalnya aksi oknum anggota dewan yang terhormat ini dinilai telah mencederai tugas, tanggung jawab serta moral para lurah. Hal ini menyusul adanya insiden dugaan penganiyaan yang dilakukan oleh politikus Partai Nasdem Siqvrid Basoeki terhadap Lurah Naikoten I, Budi Imanuel Izaak pada Minggu (25/4).

Kedatangan 51 Lurah se Kota Kupang ini diterima Ketua DPRD, Yeskiel Loudoe dan Ketua Badan Kehormatan Dewan, Zeyto Ratuarat.

“Kami datang untuk menyampaikan aspirasi kami, keprihatinan kami terhadap kejadian yang menimpah teman kami,” kata Koordinator Lurah, Wayan Astawa saat memimpin 50 rekan lurah lainnya mendatangi gedung DPRD Kota Kupang di Jl. Frans Seda, Kota Baru, Senin (26/4).

Wayan mengaku menyayangkan tindakan anggota dewan itu. Sebagai mitra, seharusnya saling bergotong-royong menyelesaikan masalah pasca badai ini. Terlebih, mitra mereka Lurah Naikoten I itu, sedang melaksanakan tugas negara, mendata dan memverifikasi korban terdampak bencana.

Wayan Astawa yang juga Lurah Fatubesi ini mengatakan, aksi yang dilakukan para lurah itu sebagai bentuk keprihatinan dan juga solidaritas. Aksi itu, disebut mencederai tugas, tanggung jawab serta moral para lurah.

BACA JUGA: Lurah Naikoten I Polisikan Anggota DPRD Kota, Siqvrid Basoeki: Tidak Ada Aksi Pemukulan

Untuk itu, lanjut Wayan, solidaritas lurah se Kota Kupang berharap persoalan ini mendapatkan perhatian khusus kalangan dewan kota. Para lurah juga meminta anggota dewan itu mendapatkan sanksi tegas, baik eksternal maupun internal.

Menyikapi hal ini, Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Kupang, Zeyto Ratuarat, mengaku sudah menerima aduan para lurah itu dan berjanji akan menindaklanjuti sesuai tata tertib yang berlaku. Zeyto belum berbicara mengenai sanksi karena harus terlebih dahulu mendalami kejadian itu.

Namun demikian, Zeyto juga menilai tindakan para lurah mendatangi langsung dewan kota, juga tidak elok. Pasalnya para lurah ini punya pimpinan tertinggi, dalam hal ini Sekretaris Daerah (Sekda).

Menurut Zeyto, para lurah itu sebaiknya berkoordinasi dengan Sekda terlebih dahulu. Dari aduan itu, Sekda kemudian berkoordinasi dengan Wali Kota dan Wakil Walikota, kemudian menyurati dewan secara lembaga.

“Saya menghormati tindakan teman-teman lurah, namun alangkah eloknya mereka ke pimpinan mereka terlebih dahulu, sehingga bisa menyurati kami secara kelembagaan,” katanya. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top