Dusun Batuleli Rote Ndao Mendadak Santer karena Covid-19 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dusun Batuleli Rote Ndao Mendadak Santer karena Covid-19


PERKETAT PINTU MASUK. Kapolsek Rote Tengah, Ipda Igo Pringgondani (kiri) memantau penjagaan terhadap akses masuk ke Dusun Batuleli, sehingga warga yang berkepentingan, hanya diizinkan sebatas pos masuk. Gambar diabadikan Rabu (28/4). (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Dusun Batuleli Rote Ndao Mendadak Santer karena Covid-19


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Dusun Batuleli, Desa Lidamanu, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao mendadak santer, Selasa (27/4). Betapa tidak, di hari itu, sebanyak 20an warganya terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test antigen. Dusun ini mencatatkan diri sebagai wilayah penyumbang kasus terbanyak dalam masa pandemi di Rote Ndao dalam waktu sehari, bahkan sejak kasus ini merebak di wilayah terselatan Indonesia itu.

Jumlah tersebut diperoleh dengan adanya partipasi 28 warga yang menjalani rapid test antigen. Dan oleh tim medis, dilakukan secara door to door, dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dari Polsek Rote Tengah.

Diketahui, sebanyak delapan rumah warga yang disasar untuk dilakukan pemeriksaan di RT 013 dan RT 014. Hasilnya, 19 warga dengan hasil terkonfirmasi positif Covid-19, dan 9 lainnya negatif.

Selanjutnya, pada pukul 20.30 wita, empat warga lainnya yang diduga terpapar, juga dilarikan ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ba’a, untuk menjalani pemeriksaan. Sebab, keempat orang tersebut menunjukan gejala dan dalam keadaan sakit.

BACA JUGA: Pasutri di Rote Terpapar Covid-19, Hasil Tracking 20 Kontak Erat Positif Termasuk Kades

Dari hasil pemeriksaan, 2 dari 4 warga ini menunjukan status positif. Dan keduanya merupakan anak pertama dan ketiga dari FS dan DF, yang tidak positif Covid-19. Dan kakak beradik ini langsung dikarantina di Rusun Ne’e, bersama beberapa warga Batuleli lainnya.

Kasus positif Covid-19, dari dusun ini, bermula dari pasangan suami-istri yang merupakan warga Dusun Batuleli. Dari keduanya, kemudian 6 anggota keluarga dan pelaku kontak erat di-tracking dan hasilnya positif.

“Besok, Rabu (28/4) tracking masih dilanjutkan, di tempat yang sama,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Rote Ndao, dr. Feby Riwu, saat dikonfirmasi TIMEX, Selasa (27/4).

Pantauan TIMEX, di dusun Batuleli, Rabu (28/4) aparat kepolisian dari Polsek Rote Tengah, dipimpin langsung Kapolsek Ipda Igo Pringgondani, terus melakukan pengamanan. Ini dilakukan sejak sehari sebelumnya, pada Selasa (27/4). Dua pos penjagaan yang dimiliki, masing-masing disiagakan beberapa anggota untuk memastikan akses keluar-masuk orang ke Dusun Batuleli, sambil menanti tim medis melakukan tracking lanjutan. (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top