Hari Pertama Berkantor, Bupati Belu Sidak ke RSUD Atambua | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Hari Pertama Berkantor, Bupati Belu Sidak ke RSUD Atambua


SIDAK. Bupati Belu, Agustinus Taolin (kiri) memberi pencerahan kepada petugas medis di RSUD Gabriel Manek Atambua agar meningkatkan standar dan kualitas pelayanan terhadap para pasien yang membutuhkan perawatan. (FOTO: JOHNI SIKI/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Hari Pertama Berkantor, Bupati Belu Sidak ke RSUD Atambua


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Bupati Belu, Agustinus Taolin resmi menjabat setelah seremoni pelantikan oleh Gubernur NTT pada Senin (26/4). Saat hari pertama berkantor, orang nomor satu di Kabupaten Belu ini langsung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD, Atambua, Rabu (28/4).

Bupati Agustinus tiba di RSUD itu sekira pukul 12.00 Wita, dan disambut langsung Direktur, dr. Batsheba Elena Corputty, dan sejumlah kepala bidang.

Bupati Agustinus memantau dari pintu masuk pos penjagaan tempat skrining hingga masuk menuju gedung RSUD berlantai tiga ini.

Menariknya, ia tak sekadar meninjau tetapi bertanya di setiap titik peninjauan itu. Misalnya berbincang dengan Satpam hingga petugas medis pada setiap ruang. Ia bertandang seolah berperan sebagai pasien. Sekaligus memberikan pencerahan bila petugas bersikap tidak tepat dalam melakukan pelayanan tidak sesuai SOP pada setiap ruang/unit pelayanan.

Saat di ruang skrining, Bupati Agustinuus sempat menjelaskan kepada direktur dan petugas kesehatan mengenai alur alur pelayanan sejak pasien tiba di rumah sakit. Ia menghendaki agar masing-masing unit berperan sesuai tupoksinya. Mulai dari pos security, prosedur skrining, kecepatan waktu penanganan, kekuatan personel, dukungan fasilitas dan APD hingga pasien masuk ke dalam ruang rumah sakit.

Bupati Agus juga meninjau ruang laboratorium dan kembali menuju ruang IGD. Bupati menanyakan kesiapan dan jumlah tenaga dokter maupun perawat serta peralatan pada setiap unit pelayanan.

Rupanya Bupati ingin melihat dan memastikan cara pelayanan petugas dan kesiapan dukungan peralatan medis dan ketepatan waktu pelayanan.

Bukan hanya itu, Bupati bergeser menuju bagian imformasi pelayanan medis. Ia berperan sebagai pasien, mengambil nomor urut, mengantri lalu menunggu dipanggil petugas untuk berobat.

“Jadi simulasi yang dilakukan untuk mamastikan alur pelayanan di rumah sakit agar sesuai SOP atau tidak, termasuk ketepatan waktu pelayanan,” tandasnya.

Kepada wartawan usai sidak, Bupati Agus mengatakan, apa yang dia lakukan di hari pertama berkantor itu bertujuan memastikan kesiapan rumah sakit mengeksekusi program kerja strategis diawal kepemimpinannya bersama Wabup Alo Haleserens.

“Kita harus memastikan kesiapan rumah sakit, sehingga hari ini kita sidak. Sesuai tagline perubahan dan salah satunya program pelayanan kesehatan, sehingga harus benar-benar berubah. Kami harus buat yang terbaik untuk masyarakat Belu,” tandasnya.

Dikatakan, masih banyak hal yang harus dibenahi di rumah sakit, sumber daya manusianya maupun fasilitasnya. Kekurangan itu segera dibenahi.

Ia menambahkan baru satu hari berkantor sehingga diberikan waktu dan kesempatan. Prinsipnya semua kekurangan harus dibenahi.

Sementara Direktur RSUD Mgr. Gabriel Manek Atambua dr. Batsheba Elena Corputty, mengatakan, sidak yang dilakukan Bupati sudah di catat untuk segera dibenahi.

“Penegasan Pak Bupati tadi kita sudah catat dan kita segera perbaiki seperti kualitas pelayanan, dan lainnya. Simulasi tadi menjadi masukan untuk kami agar bisa segera perbaiki,” ujarnya.

Menurutnya, setiap ruang para petugas sudah dibekali sesuai SOP, akan tetapi para petugas ada yang merasa takut dan gugup karena berhadapan dengan pemimpin baru apalagi seorang dokter. Sehingga tentunya menjadi evaluasi agar meningkatkan kualitas pelayanan para petugas.

Kunjungan Bupati Belu ke RSUD Atambua didampingi Kepala Dinas Kominfo, Johanes Andes Prihatin, Kadis Kesehatan, Theresia Saik, dan Kabag Humas Protokol, Kristoforus M. Loe Mau. (mg33)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top