Pasutri di Rote Terpapar Covid-19, Hasil Tracking 20 Kontak Erat Positif Termasuk Kades | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pasutri di Rote Terpapar Covid-19, Hasil Tracking 20 Kontak Erat Positif Termasuk Kades


KARANTINA. Warga Dusun Batuleli yang di-tracking dan hasilnya positif dibawa petugas ke tempat karantina, Rusun Ne'e, Selasa (27/4) malam. (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Pasutri di Rote Terpapar Covid-19, Hasil Tracking 20 Kontak Erat Positif Termasuk Kades


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Kasus Covid-19 di Kabupaten Rote Ndao, masih terus mengancam. Selasa (27/4) sepasang suami istri (Pasutri) dari Desa Lidamanu, Kecamatan Rote Tengah, terkonfirmasi positif korona berdasarkan hasil test rapid antigen. Tim Satgas Covid-19 setempat kemudian melakukan tracking dan mendapati 20 orang kontak erat juga ikut terpapar. Salah satu diantaranya adalah Kepala Desa Lidamanu.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Rote Ndao, dr. Feby Riwu, membenarkan hal tersebut. Ia menyebutkan, berdasarkan hal test rapid antigen, yang sebelumnya terkonfirmasi adalah pasutri.

“Ia, ada dua orang, sepasang suami istri. Keduanya dites dan hasil keluar pagi tadi, Selasa (27/4). Mereka saat ini sedang dirawat,” kata dr. Feby Riwu ketika dikonfirmasi TIMEX, Selasa (27/4).

Menurut Feby, sebelum hasilnya keluar, pasutri ini, yakni JH, 66, dan EN, 70, sempat menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ba’a. Keduanya menunjukan gejala sehingga dilakukan test rapid antigen.

Hasilnya, sebut Feby, pasutri itu terkonfirmasi dengan status positif. Pihaknya kemudian melakukan tracking, yang difokuskan pada anggota keluarga yang berkontak erat.

“Kami langsung lakukan tracking, tetapi masih seputar beberapa anggota keluarga yang melakukan kontak erat,” ucap Feby. “Empat orang positif, sedangkan tiga negatif. Tetapi kami sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 tingkat kabupaten untuk melakukan tracking lanjutan,” sambungnya.

Keempat orang yang belakangan terkonfirmasi positif, merupakan anak dan menantu, serta dua orang cucu, yakni DN, SK, YW, dan AN.

Dari enam orang tersebut, tiga diantaranya sedang dirawat di ruang isolasi HCU lantai dua RSUD Ba’a, satu telah dibawah ke tempat karantina terpusat, dan dua lainnya menjalani karantina mandiri.

“Dua orang, yang merupakan pasangan suami-istri melakukan karantina mandiri, sisanya ada di rusunawa dan di ruang isolasi,” sebut dr. Feby.

Melalui hasil positif yang terkonfirmasi dari keenam orang tersebut, lanjut Feby, akan dilakukan tracking kepada warga sekitar. Sebab, selain anak dan menantu, kedua cucu itu, kata Feby, pernah berinteraksi dengan orang lain, saat kebaktian Minggu (25/4) di gereja.

Hasil tracking yang dilakukan, diketahui terdapat banyak warga Dusun Batuleli, Desa Lidamanu yang dinyatakan positif. Jumlahnya, berdasarkan penelusuran Timor Express, Senin (27/4) pukul 19.05 wita, menyebutkan sebanyak 20. Itu dari total 28 orang yang di-tracking

Dari jumlah itu, termasuk Kepala Desa Lidamanu, Jaspro Paulus Muskananfola. Beberapa anggota keluarga Kades pun diketahui terpapar berdasarkan hasil tracking.

Dokter Feby yang kembali dikonfirmasi mengakui hasil tracking yang dilakukan Satgas Covid-19 Rote Ndao. Walau belum bisa dipastikan jumlahnya, namun menurutnya harus dibawa ke tempat karantina terpusat.

“Iya, infonya memang banyak. Tapi saya belum bisa pastikan jumlahnya. Tapi kalau memang sudah positif, maka harus dibawa ke rusun,” kata Feby.

Pantauan Timor Expres di tempat karantina terpusat, di rumah susun (Rusun) Ne’e, sejumlah persiapan mulai dilakukan petugas. Beberapa ruangan mulai dibersihkan, berikut kebutuhan makan pun mulai dibawa untuk yang terlebih dahulu dibawa masuk.

Tak lama berselang, pada pukul 19.35 wita, dua unit mobil ambulans, tiba di tempat karantina. Kedua kendaraan tersebut, salah satunya dengan jenis mini bus mengangkut paling banyak warga yang terkonfirmasi positif.

Untuk diketahui, di rusun sendiri, beberapa ruangan juga terdampak badai siklon Tropis Seroja beberapa waktu lalu, sehingga tidak bisa digunakan. Sehingga, saat ini untuk satu ruangan, ditempati oleh dua sampai tiga orang. (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top