Pengamat: Mosi Tidak Percaya Jangan Sampai Korbankan Masyarakat | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pengamat: Mosi Tidak Percaya Jangan Sampai Korbankan Masyarakat


Puluhan anggota DPRD Kota Kupang menyatakan mosi tidak percaya terhadap ketua dewan usai jumpa pers di Restoran Nelayan, Jumat (30/4). (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

POLITIK

Pengamat: Mosi Tidak Percaya Jangan Sampai Korbankan Masyarakat


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pengamat Politik dari Undana Kupang, Lazarus Jehamat, mengatakan, kasus mosi tidak percaya yang dilayangkan puluhan anggota DPRD Kota Kupang kepada Ketua Yeskiel Loudoe, diharapkan jangan sampai mengorbankan masyarakat. Jangan karena adanya kepentingan politik tertentu, lalu masyarakat menjadi korban.

Lazarus mengatakan, apapun kesalahan dan tindakan yang dilakukan Ketua DPRD, sikap yang ditempuh 22 politisi di DPRD Kota Kupang ini jangan sampai mengorbankan atau mengabaikan nasib dan kepentingan masyarakat.

Lazarus berharap, mosi ini jangan sampai bermuatan politik karena mereka berada di dalam lembaga politik, dan jangan bermuara pada kepentingan politik tahun 2024, yakni suksesi pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota Kupang.

“Jangan sampai ada kepentingan di balik itu semua yaitu suksesi tahun 2024. Misalnya mendegradasi kepercayaan kepada Ketua DPRD dan buntutnya ke pencalonan Wali Kota, karena konflik dua elemen ini, akan berdampak pada pengambilan keputusan di tingkat wali kota,” katanya. “Silakan saja mereka berkonflik tetapi jangan sampai merugikan dan mengabaikan kepentingan masyarakat,” tegasnya.

BACA JUGA: Puluhan Legislator Kota Mosi Tidak Percaya, Desak Yeskiel Loudoe Mundur

Lazarus Jehamat harus mengingatkan hal ini karena tahun 2024 adalah tahun politik, dimana terjadi proses suksesi di Kota Kupang. Dalam politik itu tidak ada kawan abadi dan musuh abadi, yang dikenal hanya kepentingan abadi. Karena itu, lanjut Lazarus, kedua belah pihak ini harus bisa menekan ego masing-masing, agar jangan sampai mengorbankan masyarakat atau konstituen.

“Sebagai wakil rakyat, mereka harus bisa melepaskan ego masing-masing. Melepaskan ego itu penting, agar jangan rakyat dikorbankan karena kepentingan dua pihak ini,” katanya.

Lazarus menambahkan, apa yang terjadi di Kota Kupang saat ini juga menjadi pembelajaran penting bagi masyarakat, agar lebih cerdas memilih. Jadi para politisi ini sah-sah saja untuk berkonflik secara terbuka, supaya menjadi terang dan jelas bagi masyarakat, mana anggota DPRD yang bisa dipilih lagi, dan mana yang tidak perlu dipilih lagi.

“Hal ini juga menjadi sangat penting bagi masyarakat untuk menilai, agar ketika mereka memilih wakilnya duduk di DPRD Kota Kupang, mereka bisa memilih secara cerdas,” katanya. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top