Peringati Hari Buruh, PMKRI Waingapu ‘Kartu Merah’ Pemerintahan Jokowi | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Peringati Hari Buruh, PMKRI Waingapu ‘Kartu Merah’ Pemerintahan Jokowi


AKSI HARI BURUH. Sejumlah anggota PMKRI calon cabang Waingapu memperingati Hari Buruh Internasional dengan aksi yang berlangsung di halaman marga siswa PMKRI Waingapu, Sabtu (1/5). (FOTO: SEPRITUS/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Peringati Hari Buruh, PMKRI Waingapu ‘Kartu Merah’ Pemerintahan Jokowi


WAINGAPU, TIMEXKUPANG.com-Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) calon Cabang Waingapu memberikan kritikan kepada pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin dengan menujukkan kartu merah bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional, 1 Mei 2021. Aksi yang berlangsung di halaman marga siswa PMKRI Waingapu merupakan aksi nasional yang diserukan Pengurus Pusat (PP) PMKRI.

Ketua Presidium PMKRI Waingapu, Hendrikus H. L. Manu dalam jumpa pers di marga siswa PMKRI Waingapu mengatakan, kartu merah diberikan kepada pemerintahan Jokowi-Ma’ruf karena PMKRI menilai pemerintah Indonesia sudah kehilangan arah dalam memperjuangkan nasib buruh di Indonesia. Sistem pemerintahan yang berjalan saat ini dinilai telah melanggar hak-hak buruh dengan ditetapkannya Undang Undang Cipta Kerja.

“Dalam klaster ketegakerjaan terdapat penghapusan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT). Sehingga proses pengupahan diatur oleh perusahaan dan tidak mengakomodir kepentingan kaum buruh, karena tidak memakai standar UMR. Dengan hal ini, maka perusahaan diberikan hak secara penuh dalam melakukan PHK kepada kaum buruh,” kata Hendrik.

Hendrik menambahkan, UU Cipta Kerja tidak memungkinkan kepada kaum buruh untuk melakukan aksi protes terhadap perusahaan jika kaum buruh mengalami halangan untuk waktu kerja. Selain itu, kata Hendrik, UU Cipta Kerja ini juga sangat rawan diterapkan dibeberapa daerah yang belum memiliki kesiapan mengenai investasi. “Karena ada beberapa daerah yang sampai saat ini tidak memiliki Perda Ketenagakerjaan,” tegas Hendrik.

PMKRI Waingapu mengharapkan Pemerintah RI mengambil sikap tegas dalam menangani nasib buruh di republik ini melalui penerbitan Perpres dalam merevisi kembali UU Cipta Kerja yang lebih memperhatikan dan mengakomodir kepentingan kaum buruh. (Mg31)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top