Polres Belu Amankan Perahu Pengangkut 20 Koli Rokok ke Timor Leste | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Polres Belu Amankan Perahu Pengangkut 20 Koli Rokok ke Timor Leste


BARANG BUKTI. Aparat Polairud Polda NTT dan petugas Bea Cukai memeriksa barang bukti berupa 20 karung rokok yang diamankan pada Selasa (27/4). (FOTO: Plores Belu for TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Polres Belu Amankan Perahu Pengangkut 20 Koli Rokok ke Timor Leste


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Aparat kepolisian dari satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) mengamankan sebuah perahu yang mengangkut 20 koli rokok dari wilayah Indonesia ke Timor Leste, Selasa (27/4). Diduga perahu tersebut membawa barang ekspor menuju Timor Leste, namun tak dilengkapi dokumen yang sah atau resmi. Selain barang-barang ekspor, anggota kepolisian juga mengamankan dua orang pelaku masing-masing Gabriel Makurino Loe, 20, dan Gregorius Bere Mau, 45, warga Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu.

Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh kepada media ini di Atambua, Kamis (29/4), membenarkan adanya kasus dugaan penyelundupan barang ekspor impor menuju Timor Leste.

Khairul menjelaskan, kedua pelaku sudah diamankan di Mako Sat Pol Airud, di Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak. Penangkapan pelaku yang membawa barang ekspor, bermula dari crew Kapal Polisi (KP) Tereweng XXII-3002 milik Ditpolairud Polda NTT, yang sedang melaksanakan patroli di perairan selatan Atapupu, Selasa (27/4) malam sekitar pukul 21.00 Wita.

Dalam patroli tersebut, anggota kepolisian mendapati perahu tanpa nama ini, membawa barang ekspor tanpa dilengkapi dokumen yang sah. “Malam itu, pelaku beserta perahu dan juga barang ekspor langsung diamankan di Mako Sat Pol Airud. Barang yang diangkut kedua pelaku ini yakni rokok sebanyak 20 koli dan itu tidak mengantongi dokumen sah,” terang Khairul.

Menurut Khairul, setelah dilakuan pemeriksaan awal, pada Rabu (28/4) dibuatkan laporan polisi karena kedua pelaku ini terbukti mengeluarkan barang ekspor dari wilayah pabean tanpa dokumen yang sah sebagaimana diatur pada pasal 102A UU No 17 tahun 2006 tentag perubahan atas UU Nomor 10 tahun 1995 tentag Kepabeanan.

Setelah dilakukan penyidikan oleh Ditpolairud Polda NTT, kedua pelaku dan barang bukti (BB) kemudian diserahkan ke pihak Kantor Bea dan Cukai Atambua yang diterima oleh Kasi Penindakan, Wilfridus Wila Kudji dan staf penindakan untuk diproses lebih lanjut.

“Berdasarkan kewenangan kepabenan yang diamanatkan oleh Undang-Undang Kepabenan maka tadi pukul 20.00 wita, Crew Kapal Polisi (KP) Tereweng XXII 3002 dan tim Subditgakkum Ditpolairud Polda menyerahkan pelaku beserta barang bukti ke Kantor Bea Cukai Atambua untuk proses hukum selanjutnya. (mg33)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top