2.312 Calon Mahasiswa Ikut Seleksi UTBK-SBMPTN di Unimor | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

2.312 Calon Mahasiswa Ikut Seleksi UTBK-SBMPTN di Unimor


SERIUS. Para peserta seleksi UTBK-SBMPTN tampak serius mengerjakan soal ujian berbasis komputer di Kampus Unimor, Minggu (2/5). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PENDIDIKAN

2.312 Calon Mahasiswa Ikut Seleksi UTBK-SBMPTN di Unimor


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 2.312 calon mahasiswa mengikuti Ujian Tes Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) di Universitas Timor (Unimor) Kefamenanu, Minggu (2/5).

Pelaksanaan UTBK-SBMPTN tahun ajaran 2020-2021 tersebut berlangsung selama tujuh hari terhitung sejak tanggal 26 April 2021- 2 Mei 2021 dengan menggunakan ruangan lab komputer. Proses ujian seleksi dibagi dalam tiga sesi setiap hari dengan jumlah peserta setiap hari sebanyak 102 calon mahasiswa. Hal ini dilakukan karena mempertimbangkan penerapan protokol kesehatan.

Pantauan langsung Timor Express, Mingggu (2/5) di depan gedung Lab Komputer, terdapat sebuah posko yang ditempati tim medis dari Puskesmas Tublopo dan Akper Belu. Setiap peserta UTBK-SBMPTN sebelum masuk ruangan ujian diwajibkan mengukur suhu tubuh dan mencuci tangan. Seluruh peserta wajib menggunakan masker.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unimor, Werenfridus Taena kepada TIMEX, Minggu (2/5) mengatakan, Unimor sementara melakukan tahapan seleksi masuk mahasiswa untuk tahun ajaran 2021/2022.

Dikatakan, Pelaksanaan ujian seleksi kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini seluruh peserta mengikuti ujian tes berbasis komputer sedangkan tahun sebelumnya terdapat dua pola ujian yang digunakan Unimor, yakni ujian tes berbasis komputer (UTBK) dan ujian tes berbasis kertas pensil (UTKP). “Pola ujian seleksi tahun ini semuanya berbasis komputer kalau tahun lalu ada dua pola yang dipakai yakni UTBK dan UTKP,” jelas Werenfridus.

Werenfridus menambahkan, peserta yang mengikuti UTBK-SBMPTN tahun ajaran 2020/2021 sebanyak 2.312 orang, yang berasal dari Kabupaten TTU, Belu, Malaka, TTS bahkan ada peserta yang datang dari daratan Flores, Sulawesi, Jawa, dan Sumatera.

Dijelaskan, jumlah peserta tersebut akan terbagi dalam 15 program studi yang terdapat di Unimor, dimana jumlah kuota kebutuhan mahasiswa tahun ajaran 2020/2021 sebanyak 2.000 mahasiswa.

“Ada tiga tahapan seleksi untuk masuk Unimor yakni SNMPTN, SBMPTN dan seleksi mandiri. Untuk SNMPTN kuota yang dibutuhkan 20 persen, SBMPTN 50 persen, dan seleksi mandiri 30 persen,” jelasnya.

Menurut Werenfridus, kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut yakni, jadwal pelaksanaan UTBK-SBMPTN di Unimor bertabrakan dengan pelaksanaan ujian akhir sekolah pada sekolah menengah atas di beberapa kabupaten di NTT. Sehingga para peserta terpaksa mengikuti ujian sekolah pada pagi hari dan mengikuti UTBK-SBMPTN pada sore harinya.

Kendala lain, lanjut Werenfridus, adanya gangguan jaringan listrik dan jaringan internet sebagai akibat dari dampak badai Siklon Tropis Seroja. Meski demikian, Unimor berhasil melaksanakan UTBK-SBMPTN berkat dukungan unit layanan pelanggan (ULP) PLN Kefamenanu dan Plaza Telkom Kefamenanu, pihak swasta dan Pemkab TTU.

“Oleh karena itu, kita ucapkan terima kasih kepada PLTD Kefamenanu yang bersedia untuk genzetnya disewakan ke Unimor dan juga kepada pihak swasta yang menyediakan cadangan genzet,” ujarnya.

Werenfridus berharap, seluruh peserta UTBK-SBMPTN Unimor dapat mengerjakaan seluruh soal dengan baik dan cermat sehingga bisa lolos seleksi masuk perguruan tinggi yang terdapat di daerah perbatasan ini. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top