GUSDURian Peduli Bantu Pipa Air Bersih untuk Warga Adonara | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

GUSDURian Peduli Bantu Pipa Air Bersih untuk Warga Adonara


PEDULI. Tim GUSDURian Peduli dengan gulungan pipa HDPE yang disumbangkan untuk warga dua desa korban bencana banjir bandang di Pulau Adonara. (FOTO: ISTIMEWA)

KABAR FLOBAMORATA

GUSDURian Peduli Bantu Pipa Air Bersih untuk Warga Adonara


ADONARA, TIMEXKUPANG.com-GUSDURian Peduli menyalurkan bantuan berupa pipa HDPE untuk warga di Desa Kawela dan Desa Samasoge, Kecamatan Wotan Ulumado, Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT, Senin (3/5). Bantuan pipa ini atas permintaan warga setempat, karena pipa saluran air bersih mereka hancur diterjang banjir bandang saat terjadi Siklon Tropis Seroja pada 4 April 2021 lalu.

Bantuan ini diserahkan setelah Hasyim, warga Dusun Molong, Desa Kawela menyampaikan hal ini kepada Tim GUSDURian Peduli saat melakukan assesment di wilayah tersebut. Dari informasi tersebut kemudian Tim GUSDURian Peduli yang ada di lapangan bertemu dengan aparat desa dan tokoh masyarakat yang ada di dua desa tersebut. Dari hasil musyawarah antara masyarakat dengan Tim GUSDURian Peduli, kemudian diputuskan bentuk bantuan yang akan disalurkan berupa pipa HDPE.

Pipa HDPE (High Density Polyethylene) ini merupakan bahan plastik dengan karakteristik fleksibel dan tahan benturan. Pipa ini dipilih oleh warga sebagai jaringan induk air bersih karena pipa ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan pipa logam atau pipa plastik lainya. HDPE terkenal sebagai bahan plastik yang non toxic dan aman digunakan untuk air konsumsi karena tidak akan mencemari air bersih yang mengalir di dalamnya dan anti karat.

Zulkifli, tokoh pemuda di Dusun Molong, jumlah kepala keluarga di Dusun Molong, Desa Kawela yang mengalami kelangkaan air bersih karena kerusakan pipa ini sebanyak 167 kepala keluarga (KK). “Dari pendataan yang kami lakukan, setidaknya ada 167 KK yang mengalami kelangkaan air bersih,” kata Zulkifli dalam keterangan tertulis tim GUSDURian Peduli kepada media ini, Selasa (4/5).

Sementara itu Kepala Desa Samasoge, Jamaludin Lahusen, menyampaikan setidaknya ada 110 KK di dua dusun yang mengalami kelangkaan air bersih, yakni dusun I (Wai Matan) dan dusun II (Uak Tukan). Selain itu saluran drainase sepanjang 50 meter juga luluh lantak dan perlu segera dilakukan perbaikan. “Masyarakat sudah bergotong royong untuk memperbaiki saluran air bersih dan drainase, tapi tidak mampu jika hanya mengandalkan dana swadaya, butuh adanya bantuan dari pihak luar,” ucapnya.

A’ak Abdullah Al-Kudus, selaku Ketua Umum GUSDURian Peduli mengatakan bahwa air adalah kebutuhan vital bagi makhluk hidup. Oleh karena itu, lembaganya tidak perlu berpikir dua kali untuk membantu. Apalagi Rasulullah SAW pernah menyampaikan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud bahwa sedekah yang paling utama adalah Sedekah Air. “Semoga bantuan dari orang baik yang disalurkan melalui GUSDURian Peduli ini bisa memberi manfaat untuk warga di Desa Kawela dan Samasoge,” pungkasnya. (*/aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top