9 Tahun Nonaktif, Hieronimus Bana Kembali Jabat Camat Kota Kefamenanu | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

9 Tahun Nonaktif, Hieronimus Bana Kembali Jabat Camat Kota Kefamenanu


SERAHKAN. Plt Sekda TTU, Fransiskus Fay saat menyerahkan SK pengaktifan kembali Hieronimus Bana sebagai Camat Kota Kefamenanu bertempat di aula Kantor Camat setempat, Rabu (5/5). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PEMERINTAHAN

9 Tahun Nonaktif, Hieronimus Bana Kembali Jabat Camat Kota Kefamenanu


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Juandi David kembali mengaktifkan Hieronimus Bana sebagai Camat Kota Kefamenanu, Rabu (5/5). Pengembalian jabatan tersebut atas dasar perintah Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), tertanggal 27 April 2021. KASN memerintahkan Bupati TTU, Juandi David agar segera mengaktifkan kembali Hironimus Bana pada posisi semula.

Surat pengaktifan kembali tersebut diserahkan Pelaksana tugas (Plt) Sekda TTU, Fransiskus Fay, disaksikan Plt Kepala Bapediklat Arkadius Atitus, Sekertaris Bapediklat Leo Diaz, dan Sekertaris Camat Kota Kefamenanu, Yasinta Salem serta ASN lainnya.

Sesuai data yang berhasil dihimpun TIMEX menyebutkan bahwa Hieronimus Bana sebelumnya menjabat sebagai Camat Kota Kefamenanu sejak tahun (2007-2012). Pada 16 Agustus 2012 silam, Bupati TTU saat itu, Raymundus Sau Fernandez saat menonjobkan Hieronimus lantaran dinilai melanggar disiplin ASN. Selama nonjob, Hierominus bekerja sebagai staf biasa di kantor Bapelitbang TTU.

Bupati TTU Juandi David dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Penjabat Sekda TTU, Fransiskus Fay, mengatakan, serah terima jabatan memiliki makna strategis yakni penyerahan tugas, tanggung jawab dan wewenang dari Plt Camat, Theodorus Kolo, kepada camat defenitif untuk melanjutkan pekerjaan yang dilakukan penjabat sebelumnya.

Menurut Juandi, camat adalah perpanjangan tangan bupati yang bertugas menjalankan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat ditingkat kecamatan. Kepercayaan tersebut digunakan untuk membangun koordinasi dan kerjasama dengan semua pihak baik ditingkat kecamatan maupun lurah, dalam proses penyelenggara pemerintahan dan pembangunan.

“Sebagai pimpinan wilayah, camat harus sering berada di tengah masyarakat sehingga menjadi orang yang paling pertama mengetahui permasalahan pada wilayah yang dipimpinnya. Lalu, harus memiliki semangat kreativitas dan inovasi dalam memimpin. Karena, selama ini lebih banyak bicara tentang sesuatu yang bersifat rutinitas,” tandasnya.

Fransiskus Fay, ketika diwawancara usai pelantikan mengatakan, pengaktifan kembali Hironimus Bana selaku Camat Kota Kefamenanu dilakukan berdasarkan rekomendasi KASN yang terbit pada 27 April 2021 lalu.

Dikatakan, setelah terbit rekomendasi tersebut, Pemerintah melalui Bupati menindaklanjutinya dengan mengaktifkan kembali pihak yang mengadu yaitu Hieronimus Bana sebagai ASN.

“Karena SK pemberhentian terhadap yang bersangkutan dikeluarkan tahun 2012, Pak Hironimus Bana kemudian mencari keadilan dengan melayangkan aduan ke Komisi ASN. Komisi ASN kemudian memberikan rekomendasi kepada bupati untuk menindaklanjutinya,” pungkasnya.

Sementara Plt Kepala BKD, Arka Atitus menambahkan, dua pekan lalu, salah seorang ASN, atas nama Toni Bata, kembali diaktifkan setelah sempat menerima SK pemecatan dalam kepemimpinan Bupati TTU sebelumnya.

Dikatakan, saat dipecat yang bersangkutan kemudian mengadukan hal tersebut kepada Badan Pertimbangan Kepegawaian (BPK). Pihak BPK akhirnya mematahkan SK Bupati tersebut dan yang bersangkutan kembali aktif menjalankan tugas sebagai ASN.

Menurut Arka, Bupati, Wakil Bupati dan Sekda TTU bersama pihaknya memiliki komitmen yang sama untuk membantu ASN yang hak-haknya dirugikan pada kepemimpinan terdahulu. Apabila ASN yang bersangkutan melayangkan pengaduan dan keluar keputusan atas pengaduan tersebut, maka pihaknya siap menindaklanjutinya.

“Pekan lalu, salah satu ASN guru, Toni Bata, yang sempat dipecat, kembali melaksanakan tugas sebagai ASN setelah Badan pertimbangan kepegawaian mematahkan SK Bupati. Pemda TTU, punya komitmen yang sama bahwa ASN yang hak-hak nya dirugikan pada kepemimpinan terdahulu kemudian mengadu dan keputusannya seperti apa ya kita tindak lanjuti,” jelasnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top