Lindungi Kades dan Perangkat Desa, BPJamsostek dan Pemkab Ende Teken MoU | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Lindungi Kades dan Perangkat Desa, BPJamsostek dan Pemkab Ende Teken MoU


SANTUNAN. Manajemen BPJamsostek foto bersama ahli waris buruh bongkar muat pelabuhan atas nama almarhum Abdurahman Ali usai penyerahan santunan jaminan kematian di Ende. (FOTO: HUMAS BPJAMSOSTEK)

BISNIS

Lindungi Kades dan Perangkat Desa, BPJamsostek dan Pemkab Ende Teken MoU


ENDE, TIMEXKUPANG.com-BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Provinsi NTT terus berupaya meningkatan kepesertaan demi menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Terkait hal itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Provinsi NTT, Armada Kaban bersama Kepala BPJamsostek Cabang Ende, Hendi Kurniawan menggelar tatap muka dan koordinasi dengan Bupati Ende yang diwakili Abraham Badu selaku Asisten 1 Setda Ende, bertempat di ruang kerja Asisten 1, Rabu (28/4/2021) lalu. Pertemuan tersebut membahas penyelenggaran BPJamsostek di Kabupaten Ende.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTT, Armada Kaban menyampaikan bahwa di Ende hingga saat ini baru terdaftar 8.561 pekerja atau sekitar 10 persen yang sudah dilindungi program BPJamsostek dari total angkatan kerja di Ende yang terdiri dari tenaga honorer, pekerja pada badan usaha dan pekerja informal.

Karena itu, kata Armada, BPJamsostek membutuhkan dukungan dan peran aktif Pemkab Ende untuk memastikan semua pekerja, baik itu pekerja penerima upah, bukan penerima upah, Non ASN dan aparat desa terlindungi program BPJamsostek agar meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan seluruh pekerja di wiayah itu. Ini juga untuk menjawab Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Asisten 1 Setda Ende, Abraham Badu menyatakan bahwa Pemkab Ende menyambut baik dan siap untuk melaksanakan Inpres tersebut demi perlindungan dan kesejahteraan seluruh pekerja di Ende. Untuk itu, Abraham meminta dinas teknis bersama BPJamsostek untuk lebih aktif berkolaborasi dan bersinergi dalam mensosialisasikan program jaminan ini ke seluruh masyarakat pekerja.

Bersamaan dengan pertemuan tersebut, BPJamsostek NTT dan Pemkab Ende menandatangani perjanjian kesepahaman (MoU) terkait perlindungan Jamsostek bagi kepala desa dan perangkat desa se Kabupaten Ende. Dalam waktu dekat, seluruh kepala desa dan perangkat desa akan dilindungi dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

Setelah tatap muka koordinasi dan penandatangan MoU, dilakukan juga penyerahan santunan Jaminan Kematian sebesar Rp 42 juta kepada ahli waris buruh bongkar muat pelabuhan atas nama almarhum Abdurahman Ali. Selain itu juga diserahkan manfaat beasiswa bagi dua orang anaknya maksimal Rp 174 juta. Rinciannya, SD Rp 1,5 juta/tahun/anak, SMP Rp 2 juta/tahun/anak, SMA Rp 3 juta/tahun/anak, dan Perguruan Tinggi Rp 12 juta/tahun/anak.

Abraham Badu berharap santunan yang diterima oleh ahli waris dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk melanjutkan hidup serta berharap kepada anak ahli waris untuk giat belajar meraih cita-cita karena sudah ada kepastian mendapatkan beasiswa dari BPJamsostek. (*/aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top