KPU Usul Biaya Pilwalkot Kupang 2024 Senilai Rp 34 Miliar | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

KPU Usul Biaya Pilwalkot Kupang 2024 Senilai Rp 34 Miliar


BAHAS ANGGARAN PILKADA. Ketua KPU Kota Kupang, Deky Ballo, Ketua Bawaslu, Julianus Nomleni, dan Sekda Kota Kupang, Fahrensy Funay membahas anggaran Pilwalkot Kupang tahun 2024 di ruang kerja Sekda Kota Kupang, Kamis (6/5). (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

POLITIK

KPU Usul Biaya Pilwalkot Kupang 2024 Senilai Rp 34 Miliar


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengundang Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kupang guna membahas anggaran Pemilihan Wali Kota Kota (Pilwalkot) Kupang tahun 2024.

Dalam rapat yang berlangsung di ruang Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Kamis (6/5), KPU dan Bawaslu juga menyerahkan Rencana Kebutuhan Biaya (RKB) Pilwalkot Kota Kupang tahun 2024.

Pertemuan ini merupakan pertemuan kedua dalam agenda pembahasan anggaran Pilwalkot Kupang tahun 2024 sebagai tindak lanjut pertemuan pertama sebelumnya pada Senin (29/3) di aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang.

Ketua KPU Kota Kupang, Deky Ballo, dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa RKB Pilwalkot Kupang 2024 yang diserahkan ke Pemkot Kupang ini telah disusun KPU Kota Kupang merujuk pada regulasi tentang standar pembiayaan yang berlaku.

“Jika dalam kajian Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Kupang terdapat komponen-komponen anggaran yang perlu pencermatan kembali, maka kami dari KPU Kota Kupang sangat berharap untuk dilibatkan dalam proses pembahasan agar keputusan yang dihasilkan nanti berdasarkan masukan dan pertimbangan bersama,” harap Deky.

Deky menyebutkan, berdasarkan perhitungan KPU Kota Kupang, anggaran yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Kupang tahun 2024 sebesar Rp 36,257 miliar.

Deky menjelaskan, anggaran ini disesuaikan atau tergantung dengan jumlah pemilih, TPS, logistik dan untuk penerapan protokol kesehatan, honor PPK, PPS, KPPS, petugas pemutahiran data, dan banyak item lainnya.

“Kami juga melakukan antisipasi, seleksi KPPS dan lainnya akan diperketat, pembiayaan juga sudah diusulkan pada rancangan, dan rencananya ke depan protokol kesehatan tetap dilakukan diperketat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Kupang, Julianus Nomleni dalam pertemuan tersebut juga berharap agar Pemkot juga melibatkan lembaganya dalam pembahasan anggaran Pilwalkot Kupang tahun 2024.

Setelah penyampaian pandangan dari Ketua KPU Kota Kupang dan Ketua Bawaslu Kota Kupang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan dokumen RKB Pilwalkot Kupang tahun 2024, baik dari KPU maupun dari Bawaslu Kota Kupang yang di terima oleh Sekda Kota Kupang, Fahrensy Priestly Funay. Hadir dalam pertemuan itu Kepala Kesbangpol Kota Kupang, Noce Nus Loa, pejabat Bappeda dan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Kupang.

Sekda Fahrensy Priestly Funay, dalam arahannya menyampaikan bahwa setelah dokumen ini diterima nantinya Pemkot Kupang melalui TAPD akan melakukan kajian terlebih dahulu terhadap komponen-komponen anggaran yang diusulkan.

“Dalam proses kajian anggaran ini Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Kupang akan melibatkan pihak Inspektorat maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk memastikan bahwa Rencana Kebutuhan Biaya yang diusulkan, baik dari KPU Kota Kupang maupun dari Bawaslu Kota Kupang telah sesuai dengan regulasi yang ada dan untuk menghindari kekeliruan dalam pengelolaan anggaran Pilkada Kota Kupang tahun 2024 ini,” ungkap Fahren. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top