Peringati Hardiknas, BPJamsostek Serahkan Beasiswa Bagi Dua Ahliwaris di Mabar | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Peringati Hardiknas, BPJamsostek Serahkan Beasiswa Bagi Dua Ahliwaris di Mabar


(Ki-ka) Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mabar, Ardi Nugraha Harahap, Kajari Mabar, Bambang Dwi Murcolono, Sebastianus Nyaman (ahliwaris JKM Dinas PPO Mabar), Bupati Mabar, Edistasius Endi, Wabup Mabar, Yulianus Weng, anak ahliwaris Marcelus Tantur, foto bersama usai penyerahan jaminan kematian, beasiswa dan jaminan hari tua kepada ahliwaris peserta program BPJS Ketenagakerjaan, Selasa (4/5). (FOTO: HUMAS BPJAMSOSTEK)

BISNIS

Peringati Hardiknas, BPJamsostek Serahkan Beasiswa Bagi Dua Ahliwaris di Mabar


LABUAN BAJO, TIMEXKUPANG.com-Bupati Manggarai Barat (Mabar), Edistasius Endi, SE menyerahkan secara simbolis santunan jaminan kematian (JKM) dan beasiswa kepada dua penerima manfaat progam BPJamsostek, masing-masing ahli waris Sylvia Resort Labuan Bajo serta penyerahan JKM dan jaminan hari tua kepada ahliwaris TK Honorer di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mabar.

Santunan dan beasiswa tersebut diserahkan bertepatan dengan upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kantor Bupati Manggarai Barat, Labuan Bajo, Selasa (4/5). Hadir saat itu, Wakil Bupati (Wabup) Mabar, dr. Yulianus Weng, M.Kes, dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mabar, Bambang Dwi Murcolono SH., MH.

Bupati Mabar, Edistasius Endi menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPJamsostek Mabar yang telah peduli dalam melindungi para pekerja, baik pekerja formal maupun informal yang berada di Mabar. Santunan yang diberikan kepada ahli waris merupakan bukti nyata hadirnya negara dalam memberikan perlindungan terhadap rakyatnya.

“Dalam hal ini saya mengimbau agar semua perusahaan/pemberi kerja maupun pekerja informal, dapat segera mendaftarkan pekerjanya maupun dirinya sendiri ke dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan,” imbau Bupati Endi dalam keterangan tertulis Humas BPJamsostek.

Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Mabar, Ardi Nugraha Harahap mengatakan, penyerahan santunan ini merupakan bukti nyata bahwa negara melalui BPJamsostek hadir memberikan perlindungan kepada semua pekerja atas risiko yang mungkin dialami pada saat pekerja melakukan aktifitas pekerjaannya.

Ardi menjelaskan, beasiswa yang diberikan merupakan salah satu manfaat disamping manfaat JKM yang diberikan BPJamsostek kepada ahli waris tenaga kerja meninggal dunia, atau kecelakaan kerja yang berdampak cacat total tetap dan atau meninggal dunia.

Ardi menyebutkan, besaran beasiswa tersebut yaitu Rp 1,5 juta per tahun untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), Rp 2 juta per tahun untuk tingkat SMP, Rp 3 Juta per tahun untuk tingkat SMA, dan Rp 12 Juta per tahun untuk tingkat Perguruan Tinggi. “Santunan ini diberikan kepada maksimal dua orang anak, dan diberikan sampai anak tersebut menyelesaikan pendidikan di tingkat perguruan tinggi,” jelas Ardi.

Ardi mengharapkan kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat semakin lebih ditingkatkan melalui keikutsertaan seluruh tenaga kerja non-ASN/tenaga honorer/tenaga kerja daerah yang ada di Mabar. “Setiap pekerjaan memiliki potensi risiko. Risiko itu melekat dalam setiap aktivitas. Risiko tidak dapat dihilangkan, namun dampaknya dapat diminimalisir. Lebih baik diantisipasi,” ujarnya.

Terpisah, Kepala BPJamsostek NTT, Armada Kaban mengucapkan terima kasih atas dukungan Bupati Mabar yang telah melindungi tenaga kerjanya dalam program BPJamsostek. Hal tersebut sesuai amanah Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. “Saya yakin dalam periode kepemimpinan Bapak Edistasius Endi, BPJamsostek dapat mengambil peran dalam mewujudkan Manggarai Barat Bangkit dan Mantap. Bangkit dari kemiskinan dan ketertinggalan serta Mantap dalam Lapangan Pekerjaan,” tandasnya. (*/aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top