Dinas PUPR Matim Lelang 4 Proyek Jalan Senilai Rp 40 Miliar, Kadis Marto: Satunya di Lehong | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dinas PUPR Matim Lelang 4 Proyek Jalan Senilai Rp 40 Miliar, Kadis Marto: Satunya di Lehong


SIAP HOTMIX. Salah satu ruas jalan kontruksi lapen di lingkaran wilayah Lehong yang dalam kondisi rusak siap ditingkatkan dengan kontruksi hotmix. Gambar diabadikan belum lama ini. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Dinas PUPR Matim Lelang 4 Proyek Jalan Senilai Rp 40 Miliar, Kadis Marto: Satunya di Lehong


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Matim) telah melakukan lelang dini terhadap empat paket besar proyek jalan hotmix dan lapisan penetrasi (Lapen). Tanda tangan kontrak sudah dilakukan, dan bulan ini dieksekusi.

“Tiga paketnya sudah teken kontrak dan sesuai surat perintah mulai kerja (SPM) dilakukan pada 25 April 2021. Satu paket, Watu Cie-Deno masih masa sanggah dan dijadwalkan tanggal 17 Mei teken kontraknya,” ujar Kepala Dinas PUPR Matim, Yos Marto, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (6/5).

Yos Marto menyebutkan, kontraktor pelaksana yang ikut tender pekerjaan hotmix pada paket ruas jalan Watu Cie-Deno, yakni PT Menara Armada Partama. Pagu anggarannya sebesar Rp 10.970.000.000. Sumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan tahun anggaran 2021. “Proses lelangnya masuk dalam masa sanggah,” ungkap Yos Marto.

Sementara itu, lanjut Yos, tiga paket proyek lainnya sudah ada pemenang dan dilakukan tanda tangan kontrak. Diantaranya paket hotmix pada ruas jalan Kembur-Paka-Nceang dengan pagu anggaran sebesar Rp 12.000.000.000, bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2021. Dimana dari hasil tender, kontraktor pelaksana untuk ruas jalan tesebut, yakni PT Floresco Aneka Indah.

Selain itu, tambah Yos, Pemkab Matim melalui Dinas PUPR mengintervensi jalan lapen yang rusak dalam Kota Borong, khususnya lingkaran jalan di Lehong, pusat kantor pemerintahan Matim. Dari hasil lelang, demikian Yos, ruas jalan ini ditingkatkan ke hotmix dengan pagu anggaran sebesar Rp 12.686.000.000 dengan sumber anggaran DAK reguler tahun 2021. Kontraktor pelaksananya PT. Menara Armada Partama.

Satu paket lapen lainnya, lanjut Yos, yakni peningkatan jalan ruas jalan Wae Bobo-Liang Bala-Bandei-Nanga Rawa, dengan pagu anggaran sebesar Rp 4.550.000.000. Sumber anggaranya DAK afirmasi tahun 2021 dengan kontraktor pelaksana PT Wae Bacel Citra. Sehingga total anggaran untuk paket proyek yang siap eksekusi lapangan sebesar Rp 40.206.000.000.

“Satu paket saja yang jalan lapen, dan tiga lainya hotmix. Khusus dalam wilayah Kota Borong, kita fokusnya peningkatan jalan dalam wilayah Lehong. Karena kondisi jalan aspal di Lehong yang dikerjakan tahun 2015 ini sudah layak diintervensi,” ujar Yos Marto yang saat itu didampingi Sekertaris Dinas PUPR Matim, Yosef H. Yusuf Urus.

Dari seluruh paket proyek yang ada, kata Yos Marto, tahap perencanaanya sudah dilakukan sejak tahun lalu. Sementara untuk paket proyek jalan yang bersumber dari DAU, menurut Marto masih dalam proses persiapan untuk lelang atau tender. Pasalnya, adanya rasionaliasi anggaran DAU dari pusat untuk penanganan Covid-19.

Dikatakan, lelang dini dapat meningkatkan kualitas pembelanjaan anggaran pembangunan infrastruktur, karena pekerjaan dapat dimulai lebih awal. Di sini tentu untuk menjaga kepercayaan masyarakat dalam membelanjakan uang negara melalui berbagai proyek pembangunan infrastruktur, kualitas konstruksi akan selalu menjadi perhatian utama.

“Untuk paket lain yang bersumber dari DAU, dalam waktu dekat juga akan dilepas untuk lelang. Saat ini masih proses persiapan. Tentu sedikit terlambat karena adanya perintah refocusing dari pemerintah pusat,” tutup Marto. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top