Pilkades Serentak Siap Digelar, Wabup Matim: Perlu Petakan Titik Rawan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pilkades Serentak Siap Digelar, Wabup Matim: Perlu Petakan Titik Rawan


BENTUK PANITIA. Wabup Matim, Stef Jaghur saat memimpin rapat pembentukan panitia pelaksana Pilkades serentak tingkat Kabupaten Matim, Kamis (6/5). (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Pilkades Serentak Siap Digelar, Wabup Matim: Perlu Petakan Titik Rawan


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Matim), siap menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang tiga pada 31 Juli 2021. Anggaran pun sudah siap. Panitia pelaksana tingkat desa dan kabupaten sudah terbentuk.

Hal tersebut diketahui setelah Pemkab Matim melaksanakan rapat pembentukan panitia Pilkades tingkat kabupaten dan sub kepanitiaan di Kecamatan, di ruang rapat lantai dua kantor Bupati Matim, di Lehong, Kamis (6/5). Rapat tersebut dipimpin Wakil Bupati (Wabup), Stef Jaghur.

Hadir dalam rapat itu Kapolres Matim, AKBP Nugroho Arie Siswanto, SH, Kadis PMD Matim Yosep Durahi, Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, sejumlah pimpinan perangkat daerah, Danramil Borong, Lettu Zainuddin, Kabag OPS dan Kasat Intel Polres Matim, para camat, dan sejumlah pegawai Dinas PMD Matim.

Wabup Stef Jaghur dalam kesempatan itu mengatakan, rapat itu dilaksanakan dalam rangka menyamakan persepsi, komitmen serta pemahaman tentang urgensi dan tahapan Pilkades serentak gelombang tiga periode 2021-2027. Semuanya bermuara pada Pilkades yang berintegritas dan dijauhkan dari politik uang.

Dengan rakor ini, Wabup Stef Jaghur berharap ada kesamaan langkah dalam melaksanakan proses demokrasi yang bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, adil, dan merupakan Pilkades berintegritas. Wabup Stef juga juga berharap semua panitia dapat melaksanakan tugas dalam kepanitiaan dengan lancar, penuh tanggung jawab, dan berintegritas.

“Hal yang perlu juga ditetapkan adalah memetakan titik-titik rawan atau hal-hal yang perlu diantisipasi. Sehingga  ini benar-benar dapat melahirkan pemimpin yang berintegritas dan berkualitas. Dimana seorang pemimpin harus betul-betul melayani masyarakat,” tandas Wabup Stef Jaghur.

BACA JUGA: Pemkab Matim Siapkan Rp 810 Juta, Gelar 27 Pilkades Tahun Ini

BACA JUGA: Mayoritas Petahana Tak Beruntung di Pilkades Matim

Sementara itu, Kapolres Nugroho dalam rapat itu menjelaskan, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat proses Pilkades nanti, pihaknya akan membentuk pola-pola pengamanan yang dilakukan, dimana tidak hanya dilakukan saat waktu pemilihan, tetapi dilaksanakan sejak awal kegiatan hingga pelantikan kepala desa terpilih.

“Kami akan sikapi hal ini dengan tegas dengan terus meningkat pengamanan. Agar tidak menimbulkan persoalan yang tidak diinginkan saat pemilihan kepala desa berlangsung,” ungkap Kapolres Nugroho.

Kadis PMD Matim, Yosep Durahi, kepada TIMEXKUPANG.com mengatakan, Pemkab Matim telah menyiapkan anggaran untuk Pilkades serentak senilai Rp 810 juta. Dana ini dialokasikan untuk 27 desa yang melaksanakan Pilkades serentak tahun 2021, dan masing-masing mendapatkan alokasi sebesar Rp 30 juta.

“Panita pelaksana Pilkadesnya sudah dibentuk. Baik tingkat desa dan kabupaten. Anggaran juga sudah siap, tinggal saja panitia pelaksana tingkat desa mengajukan usulan biaya Pilkades ke Badan Keuangan,” kata Yosep Durahi.

Terkait waktu pelaksanaan Pilkades, Yosep Durahi menyebutkan sudah ditetapkan pada 31 Juli 2021. Menurutnya, untuk tingkat kerawanan pilkades jauh lebih tinggi karena menyangkut pribadi yang ada di desa. Sehingga, pihaknya tentu terus membangun koordinasi dengan pihak keamanan, baik TNI, Polri, dan Sat Pol PP Matim. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top