Prajurit Kodim 1618/TTU Kembali Rehab Tempat Ibadah | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Prajurit Kodim 1618/TTU Kembali Rehab Tempat Ibadah


BAKSOS. Personil TNI dari Kodim 1618/TTU bersama masyarakat Kelurahan Sasi saat melakukan bakti sosial pembangunan tempat ibadah. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Prajurit Kodim 1618/TTU Kembali Rehab Tempat Ibadah


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Prajurit TNI dari Kodim 1618/TTU kembali melaksanakan bakti sosial dalam rangka membangun hubungan kemitraan yang baik antar umat beragama di wilayah perbatasan RI-RDTL, tepatnya di Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU.

Kegiatan bakti sosial kali ini dalam rangka melakukan renovasi bangunan tempat ibadah Kapela Santu Paulus yang terletak di Km 9, Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi kepada TIMEX, Senin (10/5) mengatakan, keterlibatan pihaknya dalam membantu warga setempat dalam kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dari TNI dalam mendukung pembangunan daerah di tempat tugas masing-masing.

Menurut Roni, bakti sosial yang digelar di Kelurahan Sasi, dengan membantu pembangunan tempat ibadah tersebut guna mendekatkan diri pada masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut sebagai wujud nyata kepedulian dari TNI kepada masyarakat. “Kita ingin masyarakat itu dekat dengan TNI sehingga tidak ada sekat antara TNI dengan masyarakat di mana saja kita berada,” ungkap Roni.

Dijelaskan, dalam bakti sosial tersebut pihaknya menerjunkan personil TNI sebanyak satu pelaton yang membantu masyarakat dalam pembangunan tempat ibadah tersebut. Kegiatan tersebut juga melibatkan masyarakat setempat guna meningkatkan toleransi antar umat beragama.

Kapela Santu Paulus yang direhab itu berukuran 21 x 11 meter dengan tinggi 4 meter. Umat yang menggunakan Kapela tersebut sekitar 274 kepala keluarga.

Roni berharap, kegiatan baksos yang dilakukan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat setempat. Terutama tidak membedakan suku, agama, ras maupun golongan dalam membantu pihak manapun. “TNI itu harus menunggal dengan rakyat dimana saja berada, TNI kuat karena ada bersama rakyat. Dasar inilah yang menjadi acuan dimana saja kita ditugaskan,” pungkasnya.

Sementara, Stefanus Bere sekalu Ketua Stasi Santu Paulus menyampaikan terima kasih kepada prajurit TNI dari Kodim 1618/TTU yang senantiasa membantu masyarakat dalam membangun tempat ibadah tersebut dan juga telah memberikan sumbangan berupa bahan bangunan.

Ia berharap hubungan baik antara masyarakat dengan TNI, khususnya prajurit Kodim 1618/TTU dapat terjalin baik sehingga tidak ada sekat ataupun ruang pemisah diantara mereka. “Kami sangat bersyukur karena Kodim 1618/TTU sudah bersedia membantu kami dalam membangun tempat ibadah ini. Bahkan telah menyumbangkan bahan bangunan untuk pembangunan ini,” ucapnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top