Presiden Jokowi Salat Idul Fitri di Istana Bogor, Ma’ruf Amin: Silaturahmi Bisa Dilakukan Daring Demi Menjaga Orang Lain | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Presiden Jokowi Salat Idul Fitri di Istana Bogor, Ma’ruf Amin: Silaturahmi Bisa Dilakukan Daring Demi Menjaga Orang Lain


SALAT ID. Presiden Jokowi melaksanakan Salat Idul Fitri bersama dengan Ibu Negara Iriana Jokowi di Istana Bogor, Kamis (13/5) pagi. (FOTO: Dok. Setpres/JawaPos.com)

NASIONAL

Presiden Jokowi Salat Idul Fitri di Istana Bogor, Ma’ruf Amin: Silaturahmi Bisa Dilakukan Daring Demi Menjaga Orang Lain


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Jokowi, melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah di halaman Gedung Induk Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/5) pagi. Tiba sekitar pukul 06.16 WIB, Presiden yang mengenakan baju putih lengan panjang dipadukan dengan sarung bermotif batik dan peci berwarna hitam langsung menempati saf depan. Sementara Ibu Iriana yang mengenakan mukena berwarna coklat muda langsung menuju tempat yang telah disediakan.

Tepat pukul 06.36 WIB, Salat Idul Fitri dimulai. Adapun yang bertindak selaku imam salat Idul Fitri adalah Serda Ridwan Payopo yang dalam kesehariannya bertugas sebagai anggota Tim Pampri Den 1 Grup A Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres).

“Saya, Ibu Negara, dan beberapa orang yang sehari-hari bersama saya, melaksanakan salat Idul Fitri 1442 Hiriah di kompleks Istana Kepresidenan Bogor, pagi ini. Kami menggelar tikar dan sajadah di halaman gedung induk istana,” ujar Jokowi dalam akun Instagram miliknya seperti dikutip JawaPos.com, Kamis (13/5).

Dalam khotbahnya, Serda Payopo menyampaikan bahwa menjalankan amalan serta ibadah di rumah dan menerima keadaan dengan adanya wabah seperti saat ini merupakan salah satu ujian yang diberikan Allah SWT.

“Kita harus bersabar menerima kenyataan ini, karena pada dasarnya, apa yang kita lakukan tidak lain yakni dalam rangka menaati Allah, Rasulullah, para ulama, dan pihak berwenang yang pada intinya bertujuan untuk menyelamatkan umat manusia dari ancaman wabah suatu penyakit,” ucap Serda Payopo.

Terkait pandemi Covid-19 yang masih berlanjut pada Ramadan dan Idul Fitri kali ini, Serda Payopo juga berharap agar bulan Ramadan kali ini dapat menjadikan semua lebih baik dari sebelumnya.

“Oleh sebab itu di tengah tantangan lebih berat ini kita selalu istikamah dengan mempertahankan rutinitas ibadah yang kita lakukan di bulan Ramadan,” katanya.

Salat Idul Fitri kali ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dengan melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan menjaga jarak antarjamaah.

Tampak mengikuti Salat Idul Fitri kali ini beberapa perangkat melekat antara lain Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto, Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Erlin Suastini, Komandan Grup A Paspampres Kolonel Inf. Anan Nurakhman, Asisten Ajudan Presiden AKP Syarif Muhammad Fitriansyah, dan Pengawal Pribadi Presiden Lettu Inf Windra Sanur.

Setelah Salat Idul Fitri selesai sekitar pukul 07.02 WIB, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana kembali ke Wisma Bayurini Istana Kepresidenan Bogor.

Wapres Ma’ruf Amin

Sementara itu, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah kepada segenap umat muslim di seluruh Indonesia. Dia berharap agar semua amal dan ibadah masyarakat yang menjalankan puasa sebulan lamanya dapat diterima Allah SWT.

“Kepada segenap umat Islam di mana pun berada, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah. Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan mengembalikan kita dalam keadaan suci serta menjadikan kita termasuk orang-orang yang mendapatkan kemenangan,” ujar Ma’ruf Amin dalam akun Twitter miliknya @Kiyai_MarufAmin, Kamis (13/5).

Walaupun di Indonesia sedang menghadapi pandemi Covid-19. Namun tidak mengurangi masyarakat untuk tetap bersilaturahmi dengan cara virtual tanpa harus bertatap muka. Sebab menurut Ma’ruf Amin, bersilaturahmi dengan cara virtual bisa menghindari penularan Covid-19 kepada orang lain.

“Namun, situasi ini janganlah mengurangi makna dari Idul Fitri. Silaturrahim tetap bisa kita lakukan meskipun dengan jarak jauh melalui teknologi daring. Karena tentunya keselamatan sanak saudara dan handai taulan merupakan prioritas utama yang harus kita jaga bersama,” katanya.

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini juga mengajak masyarakat Indonesia untuk berjuang bersama pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19 di tanah air. “Mari kita lanjutkan perjuangan untuk keluar dari pandemi Covid-19 ini dengan menerapkan iman, imun, aman, dan amin sebagai ikhtiar lahir dan batin kita semua,” ungkapnya. (jpc/jpg)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top