Dua Hari Raya Keagamaan Bersamaan, Menag: Perkuat Moderasi Agama | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dua Hari Raya Keagamaan Bersamaan, Menag: Perkuat Moderasi Agama


Menag, Yaqut Cholil Qoumas. (FOTO: Dery Ridwansah/JawaPos.com)

NASIONAL

Dua Hari Raya Keagamaan Bersamaan, Menag: Perkuat Moderasi Agama


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Kamis (13/5) menjadi hari istimewa bagi bangsa Indonesia. Pasalnya, ada dua perayaan besar keagamaan yang jatuh bertepatan pada hari tersebut. Umat Muslim Indonesia merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah setelah sebulan berpuasa di bulan Ramadan. Sementara umat Kristiani memperingati Kenaikan Isa Almasih yakni Yesus Kristus naik ke surga.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas pun menilai bahwa ini menjadi momentum istimewa untuk memperkuat moderasi beragama. “Semua umat dapat menggali makna terdalam dari perayaan Idul Fitri dan peringatan kenaikan Yesus Kristus ke Surga untuk terus memperkuat moderasi beragama,” tutur Menag dalam keterangannya, Jumat (14/5). “Ini menjadi momen penting untuk terus merajut kebersamaan, rukun dan saling menghargai dalam perbedaan,” sambung pria yang akrab disapa Gus Menteri itu.

Terkait dengan peringatan Kenaikan Yesus Kristus ke Surga, dia menyebutkan, peristiwa tersebut memberi pesan kepada umat Kristen dan Katolik untuk terus bersemangat dalam melakukan pelayanan dalam berbagai keadaan, termasuk pandemi.

“Namun, pelayanan harus disesuaikan dengan menerapkan protokol kesehatan dan disiplin 5M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan,” pesannya.

Dia menambahkan, Kristen dan Katolik mengajarkan bahwa Tuhan selalu bersama umat di masa yang paling sulit sekali pun. Manusia juga diingatkan untuk tidak hanya mengedepankan kehidupan material, tetapi juga spiritual. Sebab, ada kehidupan setelah kematian.

Untuk itu, Menag pun berharap dalam momen perayaan yang kebetulan jatuh pada tanggal yang sama, umat Islam dan umat Kristiani dapat tetap rukun terlebih di masa pandemi. “Kekompakan harus terus ada agar negara Indonesia bisa semakin kuat melawan Covid-19 demi kemajuan bangsa. Mari bersama terus memperkuat moderasi beragama untuk kemajuan Indonesia,” pungkas Menag. (jpc/jpg)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top