Romanus Woga: Banyak Warga Sikka Belum Laporkan Data Kependudukan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Romanus Woga: Banyak Warga Sikka Belum Laporkan Data Kependudukan


Wabup Sikka, Romanus Woga (tengah) foto bersama usai acara penandatanganan MoU Pelayanan Terpadu di kantor Pengadilan Agama, Senin (3/5) lalu. (FOTO: KAREL PANDU/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Romanus Woga: Banyak Warga Sikka Belum Laporkan Data Kependudukan


MAUMERE, TIMEXKUPANG.com-Wakil Bupati (Wabup) Sikka, Romanus Woga menyebutkan masih banyak warga Sikka belum melaporkan data kependudukan. Hal itu terbukti adanya data kependudukan yang masih di bawah target nasional.

Hal ini diungkapkan Romanus pada acara penandatanganan MoU pelayanan terpadu di kantor Pengadilan Agama, Senin (3/5) lalu.

Romanus menjelaskan, hingga saat ini masih banyak warga Sikka yang belum melaporkan data penting kependudukannya kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sikka untuk dicatat di register administrasi kependudukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Romanus mengatakan, berdasarkan data kependudukan yang dikeluarkan Direktorat Disdukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada 31 Desember 2020, data kependudukan Sikka masih di bawah target nasional. Jumlah penduduk Sikka, kata Romanus, sebanyak 323.828 jiwa, sementara jumlah pendudukan yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-e) sebanyak 223.051 jiwa. Sedangkan yang telah memiliki KTP-e sebanyak 207.037 atau sebesar 92,82%.

“Persentase ini masih dibawah target nasional yang seharusnya sebanyak 95 persen. Artinya sampai saat ini masih banyak warga masyarakat Sikka yang belum tercatat di Disdukcapil. Itu artinya belum mencapai target secara nasional,” tandas Romanus.

Sementara jumlah penduduk yang memilik akte kelahiran hingga saat ini, sebut Romanus, sebanyak 144.039 jiwa atau baru 44,48%. Ini juga masih jauh di bawah target nasional yakni 92%. Sementara jumlah anak usia 0 sampai 18 tahun yang wajib memiliki akte kelahiran sebanyak 106.543 jiwa, dan jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 89.717 keluarga. KK yang sudah memiliki kartu keluarga baru mencapai 84.680 jiwa atau 94,39%. Tersisa 5.037 KK yang belum memiliki kartu keluarga.

Jumlah penduduk yang telah kawin, lanjut Romanus, sebanyak 116.335 pasangan, yang telah memiliki akte perkawinan baru 50.477 atau 43,39%. Dengan demikian, yang belum memiliki akte perkawinan sebanyak 65.858 pasangan.

Jumlah anak wajib KIA usia 0 sampai 17 tahun berjumlah 100.777 anak, dan yang sudah memiliki KIA sebanyak 20.531 anak atau sebanyak 20,37%. Untuk KIA, kata Romanus, sedikit melampaui target. Kepemilikan KIA tahun 2020 sebesar 20% dan untuk target tahun 2021 ditetapkan sebanyak 35%.

Romanus juga membeberkan sejumlah data lainnya, diantaranya jumlah penduduk datang atau pindah dari daerah lain sebanyak 2.206 jiwa dan yang pindah sebanyak 3.743 jiwa. “Artinya warga yang keluar lebih banyak ketimbang yang masuk,” ucapnya.

Romanus berharap kerjasama antara ketiga instansi pemerintah, yakni Pengadilan Agama Maumere, Kementrian Agama Sikka, dan Disdukcapil Sikka, dapat membangun koordinasi, integrasi dan sinkronisasi secara baik sehingga masyarakat mendapatkan legalitas keberadaan mereka sekaligus memberikan jaminan agar memperoleh keadilan dan mempermudah mengakses pelayanan publik.

“Kami berharap kerja sama antara tiga institusi ini dapat membangun koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi secara baik. Kerjasama ini juga diharapkan dapat memperoleh data kependudukan yang benar-benar valid dan akurat,” harap Romanus. (Kr5)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top