TNI-Polri dan Pemuda Gereja Amankan Malam Takbiran di TTU | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

TNI-Polri dan Pemuda Gereja Amankan Malam Takbiran di TTU


AMANKAN: Aparat gabungan TNI-Polri dan pemuda gereja saat mengamankan pelaksanaan malam takbiran pada salah satu masjid di Kota Kefamenanu, Rabu (12/5). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

TNI-Polri dan Pemuda Gereja Amankan Malam Takbiran di TTU


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Tim gabungan dari TNI-Polri bersama pemuda gereja diterjunkan untuk mengamankan jalannya malam takbiran Idul Fitri 1442 Hijriah di Kota Kefamenanu. Tim Gabungan tersebut dibagi untuk mengamankan tiga masjid yang terdapat di Kota Kefamenanu.

Pantauan langsung Timor Express, Rabu (12/5), pengamanan malam takbiran di Masjid Al-Mujahidin dilaksanakan oleh 27 anggota aparat gabungan dan pemuda gereja. Rinciannya 6 orang personil Kodim 1618/TTU, Polres TTU (6 orang), pemuda gereja (15 orang).

Sementara di Masjid Nurul Falah pengamanan oleh 5 personil Kodim 1618/TTU, Polres TTU (7 orang), dan pemuda gereja (15 orang).

Sedangkan, Masjid Nurulfallah Al-Muhajirin, personil Kodim 1618/TTU (4 orang), Polres TTU (6 orang), Dinas Perhubungan TTU (2 orang), dan pemuda gereja (15 orang).

Pelaksanaan malam takbiran di TTU hanya berlangsung di masjid, dan tanpa konvoi serta tidak ada kumpulan masa.

Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi kepada Timor Express, Rabu (12/5) mengatakan, pengamanan malam takbiran di Kota Kefamenanu dilakukan personel gabungan meliputi unsur Polri, TNI dan pemuda gereja. “Terdapat 81 personel gabungan dari TNI-Polri dan pemuda gereja yang terbagi di tiga titik pengamanan dengan sasaran pengamanan ketiga masjid di Kota Kefamenanu,” kata Roni.

Roni mengatakan, berdasar anjuran pemerintah pusat dan surat edaran Gubernur serta Bupati TTU, masyarakat diimbau untuk tidak melaksanakan malam takbiran keliling. Sebab dikhawatirkan akan memicu kerumunan dan menimbulkan klaster baru penularan Covid-19. “Semua ini bertujuan untuk menjaga kita untuk merayakan hari Raya Idul Fitri namun tetap sehat wal’afiat,” ujarnya.

Sementara, Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas mengatakan bentuk pengamanan saat perayaan Idul Fitri 1442 H berlangsung merupakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan guna menjaga keamanan dan kenyamanan antar umat beragama dalam merayakan hari raya keagamaan tersebut.

Dikatakan, pihak kepolisian telah menyiagakan sejumlah personil untuk ditempatkan di setiap masjid guna menjaga keamanan sekaligus memberikan rasa nyaman. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan seperti kejadian yang terjadi saat perayaan minggu palma di gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan yang terjadi bom bunuh diri.

“Kita siagakan anggota untuk berjaga di setiap masjid yang dikoordinir langsung oleh perwira. Kegiatan pengamanan ini juga merupakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan,” ungkap Nelson.

Nelson menambahkan, dalam menjaga keamanan tersebut, pihak kepolisian melibatkan anggota TNI, tokoh pemuda gereja. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top