BLUD SPAM Matim Beri Apresiasi, Kesadaran Pelanggan Bayar Air Tepat Waktu Terus Meningkat | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

BLUD SPAM Matim Beri Apresiasi, Kesadaran Pelanggan Bayar Air Tepat Waktu Terus Meningkat


Kabag Keuangan dan Umum BLUD SPAM Matim, Fransiskus Y. Aga. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

BLUD SPAM Matim Beri Apresiasi, Kesadaran Pelanggan Bayar Air Tepat Waktu Terus Meningkat


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Badan Layanan Umum Daerah Sistem Pengelolaan Air Minum (BLUD SPAM) Kabupaten Manggarai Timur (Matim) mencatat rasio tagihan pelanggan terus mengalami peningkatan, dimana capaiannya sudah di atas 80 persen. Ini dibuktikan dengan tingkat kesadaran para pelanggan BLUD-SPAM Matim yang rutin membayar rekening air tepat waktu.

“Ini menggambarkan bahwa pelanggan sudah memahami betul kewajiban setelah menggunakan layanan air minum dari BLUD SPAM Matim,” ujar Kabag Keuangan dan Umum BLUD SPAM Matim, Fransiskus Y. Aga, kepada TIMEXKUPANG.com di Borong, Sabtu (15/5).

BLUD SPAM Matim, kata Fransiskus, mengapresiasi kesadaran dan patisipasi pelanggan yang terus meningkat dari hari ke hari tersebut. Capaian rasio tagihan di atas 80 persen dan tepat waktu membayar rekening air, menunjukan bahwa pelanggan telah memahami peraturan dan sosialisasi pelayanan yang sudah berjalan selama ini.

“Tepat waktu dalam aturan membayar rekening air itu, tentu dari tanggal 21 dalam bulan berkenaan hingga tanggal 20 bulan berikutnya. Disini, pelanggan dikenakan tagihan rekening air bulanan menggunakan air di atas 1 meter kubik,” jelas Fransiskus.

Sementara untuk pelanggan yang menggunakan air di bawah atau tidak mencapai 1 meter kubik, menurut Fransiskus, itu tidak dikenakan tagihan bulanan. Terdapat sejumlah pelanggan yang karena kesibukan dan alasan lain, menunda alias terlambat pembayaran hingga lewat dari tanggal tanggal 20 bulan berikutnya.

Fransiskus juga menjelaskan, atas keterlambatan tersebut diberikan sanksi administratif berupa denda keterlambatan Rp 2.000/hari untuk rekening bulan berkenaan. Sejak tahun 2019 hingga 2020, pelanggan yang menunggak rekening tagihan sejak tahun 2015 mulai melakukan pembayaran. “Akan tetapi masih ada juga yang belum mampu membayar denda keterlambatan,” katanya.

Pelanggan, jelas Fransiskus, hanya mampu membayar tagihan atas rekening air yang telah digunakan sehingga denda menjadi piutang pada BLUD SPAM. Sejak diterapkan Peraturan Bupati (Perbup) Matim Nomor 23.A tahun 2014 tentang tarif air minum pada BLUD SPAM, terlebih khusus penerapan denda keterlambatan, mendapat tanggapan positif dari pelanggan.

BACA JUGA: Pipa BLUD-SPAM Rusak, Distribusi Air ke 674 Pelanggan Terganggu

“Saat ini BLUD SPAM sedang mempersiapkan beberapa peraturan terkait perubahan secara kelembagaan, maupun tarif. Sehingga denda administratif atas keterlambatan pembayaran dari tanggal jatuh tempo menjadi pertimbangan dalam penyusunan perubahan peraturan tersebut. Baik dari sisi besaran dan mekanisme lainnya,” ungkap Fransiskus.

Fransiskus menambahkan, hingga akhir Desember 2020, tercatat total seluruh pelanggan aktif BLUD SPAM Matim sebanyak 5.190 sambungan rumah (SR). Semuanya tersebar di 10 Unit Pelayanan (IKK) dengan rata-rata penggunaan air sebesar 14 meter kubik per bulan per SR. Ke-10 Instalasi Kota Kecil (IKK) itu yakni, Borong, Rana Mese, Mano, Mawe, Lawir, Watunggong, Pota, Kisol, Wae Lengga, dan IKK Mukun.

BLUD SPAM Matim, lanjut Fransiskus, terus berupaya meningkatkan pelayanan, salah satunya dengan melakukan pembenahan secara bertahap untuk jaringan pelayanan yang mengalami kendala kerusakan. Baik berat maupun ringan. Satu hal yang menjadi pemahaman masyarakat akan tugas dan fungsi BLUD SPAM, sebagai operator air minum.

Dimana, fokus utama tugas BLUD SPAM adalah memastikan kapasitas produksi air minum yang tersedia dapat dialirkan ke rumah tangga dengan tingkat pelayanan minimal 80 persen. Artinya air yang tersedia di reservoar tersalurkan dengan baik dengan toleransi kehilangan maksimal 20 persen.

Sementara yang menjadi tugas dan kewenangan untuk menambah atau memenuhi kekurangan air di reservoar pelayanan, itu kewenangan regulator dalam hal ini Dinas PUPR. Untuk mendekatkan diri dengan pelanggan, BLUD SPAM Matim telah menyediakan saluran komunikasi melalui telepon seluler yang aktif dari jam 08.00 – 20.00 Wita.

Untuk ruang diskusi, demikian Fransiskus, telah dibentuk grup WA untuk layanan komunikasi pelanggan yang sampai saat ini menjangkau hingga ke unit IKK. Saat ini juga, proses penagihan dan pembayaran rekening air minum, dilakukan secara online.

“Demi memudahkan pelanggan, saat ini pembayaran jasa tagihan air minum secara online. Masyarakat bisa dari rumah main jari menggunakan SMS Banking. Bisa juga membayar langsung di loket-loket Bank NTT. Tidak saja Bank NTT yang ada di Borong, tapi bisa di seluruh wilayah Indonesia,” katanya. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top