CV Yevalmax Mulai Perbaiki TPA Telindale yang Ambruk | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

CV Yevalmax Mulai Perbaiki TPA Telindale yang Ambruk


MATERIAL PROYEK. Tumpukan pasir di lokasi proyek TPA Telindale. Material ini akan digunakan untuk memperbaiki bagian tembok yang ambruk akibat cuaca ekstrem beberapa waktu lalu. (FOTO: Max Saleky/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

CV Yevalmax Mulai Perbaiki TPA Telindale yang Ambruk


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Perbaikan Tembok Penahan Abrasi (TPA) di Pantai Wisata Telindale mulai dilakukan. Pembangunan ini ditargerkan bisa selesai dalam bulan Mei ini.

Aktifitas perbaikan terlihat dengan adanya tumpukan material di dekat bangunan yang roboh, akibat cuaca extrem beberapa waktu.

Kontraktor Pelaksana CV Yevalmax, Matias Siokain, yang dikonfirmasi TIMEX, Selasa (18/5) mengatakan, perbaikan TPA sudah mulai berproses, dan pekerjaannya tidak memakan waktu lama. Apalagi material untuk mendukung pekerjaan itu sudah didrop ke lokasi. “Kalau tidak ada kendala, bulan ini sudah bisa selesai. Karena material sudah dibawa ke lokasi,” kata Matias Siokain.

Menurutnya, perbaikan terhadap kerusakan tersebut sebenarnya sudah selesai, namun sedikit terhambat karena beberapa kendala, yakni hantaman badai Siklon Tropis Seroja, dan juga pandemi Covid-19. “Memang agak terlambat, karena baru-baru ada badai, dan juga Covid-19. Tapi prosesnya segera kami lakukan agar bisa digunakan,” terang Matias.

BACA JUGA: Tembok Penahan Abrasi Telindale yang Jebol segera Diperbaiki

Matias juga optimistis terhadap pencapaian target waktu untuk menyelesaikan perbaikan. Ia mengaku pekerjaan ini bisa selesai lebih awal dari target yang ditentukan. “Semua juga berharap agar lebih cepat. Begitu juga dengan kami. Karena Telindale merupakan lokasi wisata pantai, yang pasti ingin dikunjungi masyarakat,” katanya.

Untuk diketahui, proyek penanggulangan abrasi ini sudah selesai dikerjakan akhir tahun 2020. Total anggaran Rp 586.300.000, bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU). Namun pada pada Selasa (23/2/2021) lalu, TPA ini jebol sepanjang 20 meter dengan tinggi tembok empat meter.

Karena masih dalam masa pemeliharaan, sehingga kerusakan ini selanjutnya disanggupi untuk dikerjakan kembali oleh kontraktor pelaksana. Kesanggupan tersebut dinyatakan dalam surat pernyataan untuk memperbaiki kerusakan itu. “Kami tetap bertanggung jawab. Dan itu telah dinyatakan dalam surat pernyataan terhadap kesangupan kami untuk melakukan perbaikan,” pungkas Matias. (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top