Genjot Perekonomian, Bupati Malaka Kembangkan Pasar Tradisional di Perbatasan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Genjot Perekonomian, Bupati Malaka Kembangkan Pasar Tradisional di Perbatasan


Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH., MH. (FOTO: PISTO BERE/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Genjot Perekonomian, Bupati Malaka Kembangkan Pasar Tradisional di Perbatasan


BETUN, TIMEXKUPANG.com-Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH., MH, mengatakan, pihaknya akan menggenjot perekonomian warga di wilayah itu dengan meningkatkan aktifitas ekonomi di pasar-pasar tradisional di wilayah itu dan pasar perbatasan.

Bupati Simon mengungkapkan hal ini menyikapi arahan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) saat pertemuan secara telekonference/daring dengan seluruh kepala daerah dan unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) pada Senin (17/5). Dalam pertemuan itu Presiden Jokowi meminta kepada seluruh kepala daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tengan pandemi Covid-19.

“Kita pasti jalankan arahan dari Presiden dengan tetap berpegang teguh pada aturan yang berlaku serta karakteristik wilayah, sehingga semuanya berjalan dengan teratur,” ungkap Bupati Simon saat diwawancarai Selasa (18/5).

Menyinggung pertumbuhan ekonomi di Malaka, Bupati Simon menyatakan bahwa roda perekonomian di wilayah yang baru dipimpinnya itu terus bergerak. “Walau harus berhadapan dengan penyebaran virus korona, pemerintah dan masyarakat hingga saat ini terus menggenjot roda perekonomian. Dan hingga saat ini, semua tetap berjalan karena masyarakat tetap patuh dan taat dengan protokol kesehatan Covid-19,” katanya.

Mantan dosen Ilmu Hukum Universitas Warmadewa Bali ini menyebutkan, salah satu potensi yang menjadi fokus perhatian dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi di Malaka adalah akses dan aktifitas pasar tradisional.

“Masyarakat di perbatasan harus membaca peluang ekonomi dengan memanfaatkan pasar-pasar tradisional yang ada di wilayah kabupaten maupun dengan kabupaten tetangga. Peluang sangat terbuka lebar,” tutur Bupati Simon.

Bupati Simon melanjutkan, peluang lain adalah akses pasar perbatasan antar negara. Hanya karena masih dalam situasi pandemi, makanya akses ke negara tetangga belum bisa dilakukan. “Sehingga sekali lagi pasar-pasar di daerah perbatasan wilayah harus dioptimalkan dengan menjual hasil dagangan, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Bupati Simon juga mengaku bahwa dirinya akan membangun koordinasi dengan kepala daerah di wilayah perbatasan dengan Malaka, seperti Kabupaten TTU, TTS, dan Belu untuk bersama mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan dengan meningkatkan akses pasar tradisional di wilayah itu.

Bupati Simon mengaku, koordinasi yang akan ia lakukan adalah melalui pendekatan sosial kemasyarakatan. “Dulu memang masih soal pendekatan keamanan tapi sekarang sudah harus bergeser ke pendekatan sosial kemasyarakatan, sehingga masyarakat semakin sejahtera,” tutup Bupati Simon. (mg30)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top