Tangani Covid-19, Pemkab Malaka Refocusing Angaran Rp 40,8 Milliar | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tangani Covid-19, Pemkab Malaka Refocusing Angaran Rp 40,8 Milliar


Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Malaka, Aloysius Werang. (FOTO: PISTO BERE/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Tangani Covid-19, Pemkab Malaka Refocusing Angaran Rp 40,8 Milliar


Juga Alokasikan Dana untuk Penanganan Pasca Banjir dan Persiapan Hadapi Bencana

BETUN, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka berhasil mengalokasikan anggaran melalui refocusing APBD tahun anggaran 2021 senilai Rp 40,8 miliar untuk penanganan Covid-19.
Dana hasil refocusing ini merupakan hasil rasionalisasi belanja-belanja atau program kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD) guna mendukung pelaksanaan Gugus Tugas Covid-19.

“Refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 di Malaka nilainya mencapai Rp 40,8 miliar. Dana ini merupakan hasil rasionalisasi belanja-belanja OPD dan rasionalisasi secara mandiri serta hasil rasionalisasi atas intervensi dari tim anggaran,” ungkap Ketua Tim Angaran Pemerintah Daerah (TAPD) Malaka, Donatus Bere melalui Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Aloysius Werang saat ditemui TIMEX di ruang kerjanya, Senin (24/5).

Aloysius menjelaskan, refocusing ini merupakan upaya tindaklanjut atas Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Keuangan (Menkeu) tentang relokasi angaran untuk mengatasi Covid-19.

Aloysius menguraikan, dari dana hasil refocusing Rp 40,8 miliar itu, peruntukkannya untuk penanganan Covid-19 senilai Rp 36,8 milliar lebih. Penanganannya untuk tiga bidang, yakni bidang kesehatan Rp 34,5 milliar. Untuk bidang kesehatan ini lebih pada pelaksanaan vaksinasi dan insentif petugas. Selanjutnya bantuan sosial senilai Rp 2,1 milliar, dan bantuan sosial kepada mahasiswa sebanyak 500 orang yang sedang melakukan tugas akhir.

BACA JUGA: Pemkot Refocusing Rp 80 Miliar, Tunggu Persetujuan Wali Kota

“Kenapa kita memberikan kepada mahasiswa, dimana tim anggaran mempertimbangkan dan sudah mendapatkan persetujuan Bapak Bupati Malaka. Bantuan sosial ini banyak ragamnya, ada bantuan dari kementerian sosial, ada juga UMKM dan ketika Pemda Malaka mempertimbangkan dan memberikan lagi bantuan kepada mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir,” ujarnya.

Aloysius menambahkan, Pemkab Malaka juga mempertimbangkan pemberian bantuan terhadap dampak ekonomi, misalnya membebaskan pajak palaku usaha. Untuk ini, Pemkab Malaka menganggarkan dana Rp 149 juta lebih guna membebaskan pajak retribusi daerah kepada pengusaha yang usahanya terdampak pandemi Covid-19.

Aloysius menambahkan, disamping penanganan Covid-19, refocusing ini juga untuk penanganan bencana alam banjir bandang yang melanda Malaka awal April lalu. Pemkab mengalokasikan dana penanganan pasca bencana senilai Rp 4 milliar lebih. “Dari Rp 4 miliar ini kita alokasikan untuk penanganan emergency sebanyak Rp 2,4 milliar lebih,” kata Aloysius seraya menambahkan, ada juga alokasi senilai Rp 300 juta lebih untuk rehabilitasi jalan dan jembatan yang rusak melalui Dinas PUPR.

“Di samping mengatasi Covid-19 dan banjir, kita juga masih mencadangkan sedikit untuk antisipasi bencana ke depan sampai bulan Desember 2021. Itu kita alokasikan sekitar Rp 1,2 milliar lebih,” tutup Aloysius. (mg30)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top