Ini Pesan Tim Resmob Polda NTT Saat Kunjungi Rumah Korban Pembunuhan di Takari | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Ini Pesan Tim Resmob Polda NTT Saat Kunjungi Rumah Korban Pembunuhan di Takari


IKUT BERDUKA. Tim Unit Resmob Subdit III/Jatanras Direktorat Reskrimum Polda NTT foto bersama keluarga di pusara korban pembunuhan, Almh Nanny Welkis di Desa Noelmina, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Senin (24/5). (FOTO: IPDA ENOS BULU BILI FOR TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Ini Pesan Tim Resmob Polda NTT Saat Kunjungi Rumah Korban Pembunuhan di Takari


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Tim Unit Resmob Subdit III/Jatanras Direktorat Reskrimum Polda NTT yang berhasil mengungkap pelaku pembunuhan terus meningkatkan keamanan di wilayah hukum Polda NTT, khususnya wilayah Polres Kupang. Tim Unit Resmob Polda NTT dipimpin Ipda Enos Bulu Bili memonitoring situasi keamanan daerah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Senin (24/5).

Selain pengamanan, para anggota polisi ini berkunjung ke kediaman almarhumah Nanny Welkis di Desa Noelmina, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang.

Pada kesempatan tersebut, Tim Unit Resmob Polda NTT memberi dukungan moral kepada pihak keluarga yang ditinggalkan. Tim juga mengingatkan agar tidak melakukan tindakan berlebihan yang akan merugikan dalam bentuk tindakan pidana apapun terkait masalah yang sudah di alami.

Selain itu kepada keluarga dan masyarakat sekitar lokasi kejadian, polisi mengingatkan agar percaya dan membiarkan pihak keamanan (kepolisian) yang menangani kasus ini. “Biarkan polisi yang mengambil langkah-langkah dalam proses tindak pidana. Keluarga jangan melakukan tindakan lain terkait masalah ini,” pesan Ipda Enos Bulu Bili kepada pihak keluarga korban.

Sebelumnya, dalam keterangan kepada wartawan di Mapolda NTT, Jumat (21/5) siang, Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, didampingi Kasat Reskrim Polres Kupang, AKP Nofi Posu, dan Kanit Jatanras Dit Reskrimum Polda NTT, AKP Lorensius, menegaskan bahwa pelaku Yustinus Tanaem membunuh korban dengan pisau miliknya.

Pelaku dan korban sebelumnya berkenalan melalui media sosial facebook. Pelaku yang juga warga cabang Silu, RT 09/RW 03, Desa Camplong II, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang menggunakan akun facebook Ary Tyo Tyo.

Keduanya berkomunikasi dengan massengger facebook dan handphone. Pelaku menjanjikan pekerjaan kepada korban menjadi karyawan di gudang sebuah toko di wilayah Osmok, Kota Kupang dengan gaji yang menggiurkan.

Korban yang kost di Kelurahan Fatululi, Kota Kupang dijemput dengan sepeda motor di depan ruko bekas kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jalan Frans Seda, Kelurahan Fatululi, Kota Kupang, Jumat (14/5/2021) siang.

Dengan berboncengan sepeda motor pelaku dan korban melintasi Jalan El Tari menuju wilayah Kelurahan Bakunase, Kota Kupang hingga Kelurahan Batakte, Kabupaten Kupang. Di Batakte, pelaku memarkir sepeda motor jauh dari pemukiman warga dan mengajak korban ke dalam hutan yang merupakan lahan milik PT Dwi Mukti Graha Elektrindo, Kelurahan Batakte.

Pelaku Yustinus kemudian melancarkan aksi bejadnya dengan memaksa korban hingga berujung pembunuhaan dan pemerkosaan terhadap korban yang sempat berusaha melawan dan menyelamatkan diri itu. “Saat korban meninggal dunia, pelaku mempekosa korban,” ujar Kabid Humas Polda NTT.

Usai memperkosa jenasah korban, pelaku mengambil uang kprban Rp 150.000 dan 1 handphone korban serta meninggalkan korban. “Pelaku menawarkan pekerjaan kepada korban lewat facebook dengan iming-iming gaji tinggi di gudang toko Osmok. Korban tergiur dan pelaku menjemput korban untuk diantar ke tempat kerja. Dalam perjalanan korban dirayu dan dibujuk untuk berhubungan badan sebagai balasan karena sudah dicarikan pekerjaan oleh pelaku. Korban dibawa ke lokasi tengah hutan dan diajak berhubungan badan, korban menolak dan pelaku menikam dada korban hingga korban meninggal dunia,” urai Kabid Humas soal modus pelaku menghabisi nyawa korban. (mg29)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top