Gerhana Bulan Total Pikat Perhatian Warga Kupang | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Gerhana Bulan Total Pikat Perhatian Warga Kupang


FASE PENUMBRA. Awal gerhana bulan total saat masih fase penumbra sekira pukul 18.17 Wita saat diabadikan dari sisi utara Jembatan Liliba, Jl. Piet. A. Tallo, Rabu (26/5) malam. (FOTO: MARTHEN BANA/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Gerhana Bulan Total Pikat Perhatian Warga Kupang


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Fenomena alam gerhana bulan total atau super blood moon terjadi pada Rabu (26/5) malam ini. Beberapa wilayah di Indonesia dapat melihat fenomena alam tersebut.

Salah satunya di Kota Kupang, Provinsi NTT. Fase dimulai gerhana bulan ini terpantau media ini sekira pukul 18.00 Wita dengan mata telanjang. Fase penumbra berlangsung sejak pukul 18.19 Wita hingga puncak gerhana bulan total pada pukul 19.09 Wita.

Berdasarkan pantauan media ini, warga Kota Kupang dan sekitarnya turun menyaksikan momen langka ini. Bahkan di status whatsapp juga media sosial lainnya, terpajang foto fase terjadinya gerhana bulan ini mulai dari fase penumbra, umbra hingga penumbra lagi.

Di Kompleks Perumahan Baumata Indah, Desa Baumata Barat misalnya, sekelompok anak-anak duduk berkumpul menyaksikan peristiwa alam langka ini. Bahkan ketika gerhana bulan sampai pada puncaknya, mereka secara spontan langsung bertepuk tangan. Sebagian diantara mereka ada yang bertanya kenapa disebut gerhana bulan. Sejumlah orang tua yang turut menemani anak-anak ini berusaha menjelaskan secara baik.

Sementara di Kantor Stasiun Geofisika, BMKG Kupang, petugas melakukan pemantauan dan menyiarkan secara live streaming melalui akun resmi lembaga itu. Cuaca yang sangat mendukung membuat pemantauan berjalan lancar.

BACA JUGA: Saksikan Gerhana Bulan Hari Ini, Warga NTT Bisa Pantau Mulai Pukul 17.44 Wita

Berdasarkan pengamatan di Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Agam Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), gerhana bulan total sudah memasuki fase akhir atau penumbra.

Puncak gerhana bulan total pada fase umbra, dimana posisi matahari-bumi-bulan sejajar berdasarkan pengamatan Stasiun Geofisika, BMKG Kupang di Jl. Cak Doko, Kelurahan Merdeka, Kota Kupang, Rabu (26/5) malam. (FOTO: BMKG)

“Pukul 19.15 WIB di sini sudah fase setengah menuju akhir, sudah terlihat akhirnya, masih fase umbra (menuju penumbra),” ujar salah satu petugas melalui siaran YouTube LAPAN RI, Rabu (26/5).

Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Pasuruan LAPAN pun juga jelas terlihat super blood moon ini. “Alhamdulillah kita bisa mengamati gerhana bulan ini dengan baik dan lancar,” ujar petugas.

Begitu juga dengan yang terjadi di Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Pasuruan LAPAN. Sempat terjadi kendala yang berhubungan dengan cuaca.

“Di Pontianak sudah lebih memasuki fase lebih dari bulan sabit. (Gerhana bulan) bisa terlihat pukul 18.02 WIB, tapi ada kendala tertutup awan,” terang petugas.

Adapun, gerhana bulan total juga bertepatan dengan Hari Raya Waisak 2565 BE. Masyarakat di kawasan pesisir pun diminta mewaspadai fenomena gerhana bulan ini karena air laut berpotensi pasang lebih tinggi dari biasanya. (aln/jpc/jpg)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top