Kepala Lapan: Gerhana Bulan Jadi Fakta Bumi Itu Bulat | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kepala Lapan: Gerhana Bulan Jadi Fakta Bumi Itu Bulat


FASE UMBRA. Fase puncak gerhana bulan total pada fase umbra, dimana posisi matahari-bumi-bulan sejajar berdasarkan pengamatan Stasiun Geofisika, BMKG Kupang di Jl. Cak Doko, Kelurahan Merdeka, Kota Kupang, Rabu (26/5) malam. (FOTO: BMKG)

NASIONAL

Kepala Lapan: Gerhana Bulan Jadi Fakta Bumi Itu Bulat


November 2021 Ada Lagi Gerhana Bulan

JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Hari ini, Rabu (26/5) menjadi hari spesial karena terjadi fenomena alam gerhana bulan total (GBT) yang bertepatan dengan Hari Raya Waisak 2565 BE. Seluruh wilayah Indonesia pun dapat menikmati fenomena tersebut dengan mata telanjang, termasuk di Kota Kupang, NTT.

Dalam kejadian itu, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin menyampaikan, ini adalah bukti bahwa bumi itu bulat.

Ia menjelaskan, bayangan gelap yang menutupi bulan berbentuk lengkung. Bayang tersebut merepresentasikan bentuk bumi yang bulat. tersebut merupakan

“Ini ditunjukkan bahwa bentuk antara gelap dan terang adalah lengkung. Lengkung itu menunjukkan bentuk dari bayangan bumi-nya. Ini sekaligus menunjukkan bahwa bumi itu bulat,” jelas dia dalam siaran YouTube Lapan RI, Rabu (26/5).

Kembali ia menegaskan, tidak mungkin bumi itu datar. Jika benar, maka bayangan pada bulan berbentuk tidak jelas. “Dengan gerhana bulan ini, kita bisa membantah bahwa bumi itu tidak datar, tapi bumi itu bulat,” tandasnya.

Sementara itu, bagi masyarakat yang melewatkan fenomena alam ini dapat melihatnya lagi di tahun ini, yakni bulan November mendatang. “Ada fenomena gerhana bulan lain, di bulan November,” ujar Peneliti Lapan Emmanuel Sungging kepada JawaPos.com. (jpc/jpg)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top