Kompak Indonesia Apresiasi Gebrakan Bupati Malaka dalam Program 100 Hari Kerja | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kompak Indonesia Apresiasi Gebrakan Bupati Malaka dalam Program 100 Hari Kerja


Ketua Kompak Indonesia, Gabriel Goa. (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

Kompak Indonesia Apresiasi Gebrakan Bupati Malaka dalam Program 100 Hari Kerja


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (Kompak Indonesia) memberi apresiasi kepada Bupati Malaka, Simon Nahak melalui program 100 harinya bersama Wakil Bupati, Louise Lucky Taolin, yang salah satunya menyelesaikan audit internal oleh Inspektorat Daerah (Ipda) Malaka terhadap para kepala desa (Kades) yang mengelola dana desa.

“Gebrakan SN-KT dalam program 100 melakukan audit internal bersama Inspektorat Daerah Malaka terhadap kades-kades patut kita apresiasi. Langkah taktis dan sistemik Bupati Malaka melakukan audit internal membuahkan hasil dengan melimpahkan hasil temuannya ke pihak aparat penegak hukum yakni Kejaksaan Negeri (Kejari) Belu,” ungkap Ketua Kompak Indonesia, Gabriel Goa kepada TIMEX, Senin (24/5).

Menurut Gabriel, pihaknya mengapresiasi Bupati Simon Nahak lantaran apa yang dia lakukan dalam program 100 hari itu membuktikan bahwa bupati tidak melindungi pelaku maupun aktor intelektual yang diduga melakukan tindak pidana korupsi di Malaka.

Sekarang, kata Gabriel, saatnya aparat penegak hukum dalam hal ini Kejari Belu harus proaktif bekerjasama dengan bupati melalui Ipda Malaka untuk mengusut tuntas pelaku ataupun aktor-aktor yang bermain-main dengan pengelolaan dana desa sebagaimana temuan inspektorat.

BACA JUGA: Bupati Malaka Tanpa Toleransi Rekomendasi 12 Kades ke Kejari Belu

Kompak Indonesia, kata Gabriel, juga mengajak penggiat antikorupsi dan pers untuk wajib mengawal Kejari Belu agar tidak tidur apalagi mempetieskan perkara dugaan tindak pidana korupsi di Malaka seperti terjadi sebelum Bupati Simon menjabat.

Sebagai salah satu penggiat antikorupsi, kata Gabriel, Kompak Indonesia terpanggil untuk mendukung total program 100 hari SN-KT dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Malaka. Kompak Indonesia, lanjut Gabriel, juga menyampaikan beberapa sikap terkait dukungan untuk SN-KT itu.

Pertama, Kompak Indonesia mendukung total program 100 hari SN-KT melakukan audit internal sekaligus program pencegahan dan penanganan perkara tindak pidana korupsi di Malaka.

Kedua, memberikan apresiasi kepada SN-KT bersama jajaran Inspektorat Daerah Kabupaten Malaka yang sudah melakukan audit internal dan sudah melimpahkan hasil temuan adanya dugaan tindak pidana korupsi ke Kejaksaan Negeri Belu untuk segera memproses hukum tindak pidana korupsi di Malaka dengan mengusut tuntas pelaku dan aktor intelektualnya.

Ketiga, mengajak solidaritas penggiat antikorupsi dan pers untuk mengawal khusus Kejaksaan Negeri Belu agar serius bekerja dalam mengusut tuntas pelaku dan aktor intelektual tindak pidana korupsi di Malaka. (aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top