Kabupaten Malaka Masuk Daftar Prioritas Lokasi Transmigrasi Nasional | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kabupaten Malaka Masuk Daftar Prioritas Lokasi Transmigrasi Nasional


AUDIENS. Bupati Malaka, Simon Nahak (kanan) saat beraudiens dengan Dirjen PPPK Transmigrasi Kemendes-PDTT RI, Aisyah Gamawati di Jakarta, Kamis (27/5). (FOTO: ISTIMEWA)

KABAR FLOBAMORATA

Kabupaten Malaka Masuk Daftar Prioritas Lokasi Transmigrasi Nasional


BETUN, TIMEXKUPANG.com-Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH., mengikuti Forum Komunikasi Transmigrasi (Forkasi) Regional II yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (27/5).

Dalam forum tersebut, Bupati Simon mengemukakan bahwa Malaka merupakan salah satu kabupaten yang masuk dalam daftar prioritas lokasi transmigrasi, dan akan mendapat perhatian penuh dari Pemerintah Pusat berupa alokasi anggaran di tahun 2022.

“Saya memastikan bahwa Malaka termasuk salah satu Kabupaten di NTT yang mendapat prioritas untuk pembangunan lokasi transmigrasi dengan intervensi penuh dari pemerintah pusat,” tegas Bupati Simon saat dikonfirmasi kemarin (27/5).

Bupati Simon menuturkan, dirinya bersama beberapa bupati dari NTT melakukan audiens dengan Ibu Aisyah Gamawati selaku Direktur Jenderal (Dirjen) PPPK Transmigrasi Kemendes-PDTT RI, dan mendapat respons yang cukup positif.

Bupati Simon mengaku, pada kesempatan pertemuan itu, terdapat dua poin kesepakatan dengan kementerian. Pertama, Kabupaten Malaka termasuk salah satu kawasan prioritas lokasi transmigrasi dan kedua, lokasi transmigrasi di Malaka akan diprioritaskan dengan penganggaran dari pusat pada tahun anggaran 2020.

Menurut Bupati Simon, penetapan Kabupaten Malaka sebagai Kawasan Transmigrasi Nasional sesuai RPJMN 2020-2024, yang ditetapkan dengan Keputusan Mendes-PDTT dengan nama Kawasan Transmigrasi Kobalima Timur (KTKT).

Lebih lanjut Bupati Simon mengungkapkan, usulan yang dibawa ke Jakarta sepenuhnya diterima baik Pemerintah Pusat termasuk beberapa usulan lain yang berkaitan dengan pembangunan di kabupaten bungsu di NTT itu.

“Saya membawa beberapa usulan lain ke pemerintah pusat terkait pembangunan yang diharapkan bisa dijawab dengan baik oleh pemerintah pusat. Apalagi Malaka yang tepat berada di garis perbatasan, akan mendapat perhatian serius dalam pembangunannya. Inilah yang membanggakan kita,” kata Bupati Simon.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Malaka, Vinsensius Babu, S.Pi, M.Si mengungkapkan, penetapan status Kawasan Prioritas Transmigrasi lebih menyentuh pada pembangunan sektor inftrastruktur seperti perumahan, air bersih, jalan, sarana olahraga, dan fasilitas umum lainnya.

Selain Malaka, dalam pertemuan Forkasi Regional II yang dihadiri sejumlah kepala daerah dari NTT itu juga menetetapkan 62 daerah lainnya di Indonesia sebagai Kawasan Prioritas Transmigrasi Nasional (KPTN). (mg30)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top