Kadis Perindag TTU Minta CV DCM Tarik Kembali Fiber yang Sudah Beredar | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kadis Perindag TTU Minta CV DCM Tarik Kembali Fiber yang Sudah Beredar


Kadis Perindag Kabupaten TTU, Maksimus Akoit. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kadis Perindag TTU Minta CV DCM Tarik Kembali Fiber yang Sudah Beredar


Terutama Fiber yang Dibeli dengan Uang Negara

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Maksimus Akoit meminta Direktur CV Duta Cipta Mandiri (DCM), Roberth Lalim untuk menarik kembali seluruh tandon air atau fiber yang telah dijual ke masyarakat tanpa memiliki izin SNI dari pemerintah pusat.

Apalagi, tandon air atau fiber yang dibelanjakan dengan menggunakan keuangan negara baik itu APBN, APBD I, APBD II maupun Dana Desa. Hal tersebut dilakukan untuk mengamankan keuangan negara. Pasalnya, belanja barang yang tidak berizin tentu tidak membayar pajak kepada Negara.

“Barang yang sudah beredar sebelum ada izin resmi dari Pemerintah itu harus ditarik kembali. Apalagi, barang yang dibelanjakan dengan menggunakan keuangan negara,” tandas Maksimus.

Maksimus menambahkan, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan operasi lapangan guna mengamankan fiber atau tandon air hasil Produksi CV DCM yang dijual sebelum mengantongi izin.

BACA JUGA: Lima Tahun Beroperasi Tanpa Izin, Pabrik Tandon Air CV DCM Baru Kangtongi SNI

BACA JUGA: Disperindag TTU Sebut Pabrik Tandon Beroperasi Tanpa Izin, Roberth Lalim: Sudah Ada Izin Sejak 2019

Pasalnya, sampai dengan saat ini CV DCM belum mengantongi izin edar dari Pemerintah meskipun telah mengantongi izin SNI dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian ESDM.

“CV DCM belum ada izin edar sehingga seharusnya jangan melakukan produksi dulu. Kalau izin sudah lengkap baru bisa produksi dan jual sehingga tidak menemui persoalan di kemudian hari,” jelasnya.

Sebelumnya, Direktur CV DCM, Roberth Lalim kepada TIMEX melalui pesan WhatsApp, Senin (17/5) mengakui telah mengantongi izin SNI untuk produk plastik tangki air silinder vertikal – polietilena (PE) di Kefamenanu pada 15 April 2021 lalu.

Sementara, untuk izin lainnya dari Pemerintah untuk kegiatan produksi tandon air atau fiber sudah dikantongi sejak 2019 lalu. “Kalau izin perusahan sudah sekitar 2 tahun, izin SNI baru terbit beberapa bulan ini. Kalau izin lokalan, SIUP, SITU dan Amdal lengkap semua dan sudah ada cukup lama,” ungkap Roberth.

Roberth menambahkan, sesuai Sertifikat SNI yang dikantongi pihaknya, pabrik tandon air atau fiber bilik CV DCM tersebut beralamat di Fatumnaon, Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU, Provinsi NTT.

Adapun merk untuk hasil produksi tandon air atau fiber tersebut yakni DB TANK dengan tipe atau jenis 1100 Liter, 1200 Liter, 2200 Liter, 2300 Liter dan 3300 liter. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top