Sukseskan The 2’nd MIA Expo, SMK PP Negeri Kupang Siapkan Produk Unggulan PWMP | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Sukseskan The 2’nd MIA Expo, SMK PP Negeri Kupang Siapkan Produk Unggulan PWMP


WIRAUSAHA MUDA. Yuliani Ketrin Deo, Welmi Anggraeni Mboro, dan Maria Edita Fahik merupakan tiga wirausahawan muda pertanian milenial SMK PP Negeri Kupang. (FOTO: DOK. SMK PP NEG. KUPANG)

PENDIDIKAN

Sukseskan The 2’nd MIA Expo, SMK PP Negeri Kupang Siapkan Produk Unggulan PWMP


KUPANG-Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan berbagai upaya untuk melakukan regenerasi petani. Salah satunya, melalui program andalan Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP). Lewat program ini, Kementan mendorong lahirnya petani milenial.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, generasi milenial adalah penentu kemajuan pembangunan pertanian di masa depan. Ia pun meyakini tongkat estafet pembangunan pertanian ada pada pundak generasi muda.

Syahrul Yasin Limpo menambahkan, program PWMP yang dihadirkan Kementan diharapkan bisa mencetak generasi milenial menjadi seorang petani atau mendirikan start up di bidang pertanian. Menurutnya, hal ini bukanlah sesuatu yang mustahil. Sebab, kaum milenial mulai sadar bahwa pertanian adalah tambang emas tanpa batas jangka panjang. “Ke depan, generasi muda pertanian bukanlah pekerja bidang pertanian, tetapi menjadi pelaku usaha pertanian. Regenerasi petani menjadi hal yang penting dan utama sekarang ini,” papar Mentan SYL dalam keterangan tertulis Humas SMK PP Negeri Kupang, Jumat (28/5).

Salah satu bentuk kesuksesan program PWMP adalah lahirnya wirausaha pertanian milenial dengan berbagai produk pertanian yang berdaya saing. Yuliani Ketrin Deo, Welmi Anggraeni Mboro, dan Maria Edita Fahik adalah contoh dari penerima manfaat program PWMP yang di selenggarakan oleh SMK PP Negeri Kupang. Produk yang dihasilkan adalah aneka olahan daun kelor mulai dari stik kelor, mie kelor, dan teh kelor. Banyaknya kasiat yang dikandung oleh daun kelor menjadi peluang tersendiri bagi tiga generasi milenial asal NTT ini.

Selain daun kelor, produk-produk andalan PWMP SMK PP Negeri Kupang lainnya adalah keripik pisang wediket, keripik singkong akem, sambal Lu’at Anjivi, usus goreng ayam relina, bekah jagung serta kacang telur bilwin yagn telah dipasarkan di outlet sekolah serta lingkungan tempat tinggal mereka.

Sebagai bentuk apresiasi keberhasilan program PWMP, Kepala SMKPP Negeri Kupang, Ir. Stepanus Bulu, MP., akan membawa produk-produk andalan tersebut pada ajang pameran The 2’nd MIA Expo yang akan dilaksanakan di Ambarukmo Plaza Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 12 – 13 Juni 2021 nanti.

“Kami sangat bersemangat dalam menyambut The 2’nd MIA Expo ini. Ini merupakan ajang untuk meningkatkan minat generasi muda dalam bidang pertanian selain untuk memperkenalkan produk-produk hasil dari program PWMP. Selain menampilkan produk PWMP, kami juga menyiapkan video profil sekolah, video eduagrowisata serta bahan publikasi lainnya untuk memeriahkan even ini,” papar Stepanus.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menegaskan, melalui The 2’nd MIA Expo, Kementan berupaya untuk memfasilitasi petani serta wirausaha pertanian milenial untuk memperluas jejaring pasar.

“Saya berharap The 2’nd MIA Expo mampu melahirkan petani milenial dan wirausaha pertanian milenial yang handal, profesional dan berdaya saing, tak hanya di dalam negeri tetapi juga ekspor,” ujar Dedi.

Ia pun berharap petani milenial serta wirausaha pertanian milenial yang ada saat ini mampu menjadi champion yang dapat meresonansi pemuda/pemudi lainnya untuk bergabung dan mengembangkan sektor pertanian. “Ayo para milenial, jangan ragu terjun di bisnis sektor pertanian. Kalau tidak sekarang kapan lagi?” ajak Dedi. (*/aln)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top