Terpilih Aklamasi, Djainudin Lonek Kembali Pimpin PPP NTT | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Terpilih Aklamasi, Djainudin Lonek Kembali Pimpin PPP NTT


MUSWIL. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi NTT menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) di Hotel T-More, Kupang, Sabtu (29/5), dan dibuka oleh Wakil Ketua Umum DPP PPP, Ermalena MHS. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

POLITIK

Terpilih Aklamasi, Djainudin Lonek Kembali Pimpin PPP NTT


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi NTT menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) di Hotel T-More, Kupang, Sabtu (29/5).

Mengusung tema “Merawat Persatuan dengan Pembangunan”, Muswil itu berhasil menetapkan Djainudin Lonek sebagai Ketua DPW PPP Provinsi NTT periode 2021-2026. Djainudin yang kini menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Kupang terpilih secara aklamasi untuk kembali memimpin PPP di periode 2021-2026.
Muswil ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum DPP PPP, Ermalena MHS.

Ermalena mengatakan, musyawarah wilayah ini merupakan kegiatan rutin partai setiap lima tahun, dan salah satu agendanya adalah pemilihan ketua, baik ketua yang baru atau yang sudah memimpin sebelumnya dipilih kembali untuk menjadi ketua.

“Kalau musyawarah wilayah di Provinsi NTT ini kebetulan hanya ada satu kandidat, Djainudin Lonek, yang merupakan ketua wilayah sebelumnya yang akan kembali menjabat atau memimpin PPP NTT, yang merupakan satu-satunya kandidat yang dicalonkan,” katanya.

Dia menjelaskan, dengan terpilih kembali Djainudin Lonek ini, diharapkan, terjadinya perbaikan di seluruh jajaran partai mulai dari wilayah sampai kabupaten kota.

“Oleh karena itu selesai musyawarah wilayah segera dilakukan permusyawaratan di tingkat kabupaten/kota, dan ditargetkan agar di setiap Dapil bisa terwakili oleh PPP, syukur-syukur lebih dari satu,” ujarnya.

Dia mengatakan, kenapa Djainudin Lonek terpilih kembali tentunya karena memang beliau sudah berpengalaman, pada periode pertama dan akan meneruskan pada periode kedua, tentu banyak hal-hal yang akan dijadikan teladan apa yang harus diteruskan dan mana yang tidak diteruskan.

“Saya yakin bahwa perubahan akan terjadi dan bisa dilaksanakan di provinsi NTT, karena kepemimpinan beliau ini dirasakan oleh DPP tidak bermasalah sama sekali. Kami di DPP kadang menerima laporan dari wilayah lain, tapi dari NTT tidak ada, jadi kita harus berupaya untuk memperbaiki sesuatu yang sudah baik menjadi jauh lebih baik,” ujarnya.

Dia berharap, pada tahun 2024 mendatang bisa mendapat kursi DPR RI bisa menjadi target dari PPP Provinsi NTT.

“Kami juga berharap agar PPP bekerjasama dengan partai politik lainnya bekerjasama dengan pemerintah baik provinsi maupun kabupaten kota, bekerja bersama-sama dan bertanggung jawab terhadap pembangunan di provinsi NTT, dan DPP akan terus mengawal ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Provinsi NTT, Djainudin Lonek mengatakan, dirinya terpilih secara aklamasi untuk kembali memimpin PPP periode 2021-2026, merupakan kepercayaan yang sangat luar biasa dan tanggung jawab yang besar sehingga harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.

Dia mengaku, target yang telah ditetapkan tentunya target yang realistis, target yang berbasis kearifan lokal, yaitu minimal satu kabupaten atau kota satu kursi.

“Agar setiap kabupaten dan kota, mendapat 1 kursi, sehingga lewat DPRD di setiap Kabupaten, teman-teman dapat menyampaikan aspirasi di masyarakat lewat lembaga dewan perwakilan rakyat daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Muswil PPP Provinsi NTT, Nining Basalama mengatakan, PPP merupakan salah satu partai yang dalam perjuangannya telah mengalami pasang surut di dalam perjalanannya dan tidak terlepas dari proses pembangunan bangsa ini.

Dia katakan, PPP adalah sejarah yang senantiasa akan Membekas dan akan selalu diingat oleh pejuang bangsa.

Di momentum musyawarah wilayah ini dewan pimpinan wilayah Partai Persatuan Pembangunan provinsi NTT Ke depannya harus memiliki susunan struktur kepengurusan yang Solid sehingga keberlanjutan dan generasi organisasi perlu dilakukan agar Partai Persatuan Pembangunan bisa melaksanakan tugas politiknya demi memperjuangkan kemaslahatan bersama, bergerak bersama rakyat dan juga diharapkan kelangsungan PPP untuk masa yang akan datang sangat bergantung kerja-kerja kepengurusan yang baik.

Konsolidasi koordinasi dan komunikasi merupakan tiga kunci yang jitu untuk DPW PPP NTT bisa jauh melangkah ke depan.

Masih menurut dia, tujuan musyawarah wilayah ini yaitu untuk mengevaluasi kepengurusan dewan pimpinan wilayah Partai Persatuan Pembangunan NTT periode 2016 sampai dengan 2021.

Juga untuk memilih kepengurusan yang baru periode 2021 sampai 2026. Dan membangun silaturahmi sesama pengurus dewan pimpinan wilayah PPP. Pelaksanaan musyawarah ke-9 PPP ini digelar selama dua hari dimulai pada tanggal 29 sampai 30 Mei 2021 di aula hotel T-More. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya POLITIK

To Top