Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Siklon Tropis Choi-Wan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Siklon Tropis Choi-Wan


ILUSTRASI. Badai Siklon Tropis Seroja saat melanda wilayah NTT awal April 2021 lalu. (FOTO: ISTIMEWA)

NASIONAL

Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Siklon Tropis Choi-Wan


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk waspada dan siap siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi dalam dua hari ke depan. Hal ini berdasarkan analisis BMKG terhadap siklon tropis Choi-Wan yang dapat berdampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan gelombang di sekitar wilayah Indonesia.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati menyampaikan, BMKG mengeluarkan pemutakhiran analisis wilayah dengan potensi tersebut, antara lain wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Maluku.

“Di samping ancaman bahaya di daratan, potensi cuaca ekstrem juga dapat terjadi di perairan. Analisis cuaca BMKG mencatat potensi prakiraan tinggi gelombang pada dua hari ke depan sebagai berikut,” kata Raditya dalam keterangannya, Selasa (1/6).

Raditya mengungkapkan, gelombang laut dengan ketinggian 2,5 – 4 meter di Laut Maluku bagian utara, Laut Halmahera, dan Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua Barat. Sedangkan gelombang laut dengan ketinggian 4 – 6 meter berpotensi terjadi di Samudra Pasifik utara Papua Barat. “Potensi bahaya lainnya berupa angin kencang di wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara,” ucap Raditya.

BACA JUGA: Indonesia Bakal Alami Perubahan Cuaca Ekstrem

BACA JUGA: NTT Terkepung Bencana Hidrometereologi, Walhi Desak Gubernur NTT Tetapkan Status Darurat

Oleh karena itu, BNPB mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, angin kencang dan tanah longsor. Di samping itu, masyarakat dapat memantau potensi cuaca di wilayah hingga tingkat kecamatan melalui aplikasi Info BMKG yang dapat diunduh pada sistem operasi android dan iOS.

“Di samping itu, pantauan cuaca pada juga dilakukan dengan mengakses laman BMKG maupun media sosial BMKG,” papar Raditya.

Raditya menyebut, BNPB telah berkoordinasi dengan BPBD di sejumlah wilayah untuk meningkatkan kesiapsiagaan setempat, seperti penyiapan sumber daya, sosialisasi kepada masyarakat, pemantauan ruang udara dan kondisi cuaca, hingga koordinasi dengan dinas-dinas maupun instansi terkait lain.

Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mencatat bahwa siklon Tropis Choi-Wan saat ini memiliki kecepatan angin maksimum di sekitar sistem siklon mencapai 65 km/jam. “Diperkirakan dalam periode 24 jam ke depan, intensitas siklon tropis Choi-Wan akan mengalami peningkatan intensitas dengan arah gerak terus menjauhi wilayah Indonesia,” pungkas Guswanto. (jpc/jpg)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

To Top