Dua Kali Gagal, Bioskop Misbar Terbengkalai, Begini Penjelasan Dispar Kota | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dua Kali Gagal, Bioskop Misbar Terbengkalai, Begini Penjelasan Dispar Kota


TERBENGKALAI. Bioskop Misbar yang dibangun di bekas resto Teluk Kupang, Jl. Timor Raya, Kelurahan Kelapa Lima ini belum tuntas dikerjakan hingga kini. Proyek ini masih jadi tanggung jawab Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Gambar diabadikan Rabu (2/6) petang. (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Dua Kali Gagal, Bioskop Misbar Terbengkalai, Begini Penjelasan Dispar Kota


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Dinas Pariwisata Kota Kupang masih terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) terkait terbengkalainya pembangunan Bioskop Misbar yang dibangun di lahan eks Teluk Kupang, Jl. Timor Raya.

Bangunan itu saat ini belum juga rampung, padahal sudah dua kali tender dan dikerjakan, namun rekanan tidak mampu menyelesaikan pekerjaan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Kupang, Yanuar Dally mengatakan, pada April 2021, tim dari Kementerian Pariwisata dalam hal ini Inspektorat, dan BPK datang untuk melakukan peninjauan lapangan pembangunan bioskop Misbar itu.

“Jadi kami Dinas Pariwisata Kota Kupang dalam hal ini menunggu keputusan dari hasil peninjauan lapangan yang dilakukan oleh pihak Inspektorat dan BPK dari pemerintah pusat,” katanya saat diwawancarai di kantor DPRD Kota Kupang, Rabu (2/6).

Dia menjelaskan, untuk langkah selanjutnya baik untuk melakukan lelang kembali atau seperti apa, Pemkot Kupang sifatnya menunggu petunjuk pemerintah pusat. Pasalnya, sudah dua kali gagal dikerjakan sampai selesai.

Yanuar menjelaskan, akibat mangkraknya pembangunan bioskop tersebut, maka anggaran yang dialokasikan pada Dinas Pariwisata Kota Kupang untuk pembangunan toilet multifungsi sebesar Rp 200 juta yang dianggarkan pada anggaran murni 2021 ikut terkena Refocusing untuk penanganan Covid-19.

BACA JUGA: Rekanan Tak Mampu, Kontrak Diputus, Proyek Bioskop Misbar Terbengkalai

Yanuar Dally menjelaskan, pembangunan Bioskop Misbar ini merupakan komitmen pemerintah pusat dan Pemkot Kupang, sehingga tidak bisa serta-merta Pemkot Kupang mengambil alih atau melanjutkan pembangunan yang mangkrak tersebut.

“Sesuai perjanjian dengan pemerintah pusat, setelah selesai melakukan pembangunan Bioskop Misbar barulah akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Kupang untuk dikelola,” jelasnya.

Yanuar berharap agar pembangunan ini segera dilanjutkan sesuai arahan pemerintah pusat, agar di Kota Kupang juga tersedia tempat untuk pagelaran seni dan budaya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Kupang, Theodora Ewalde Taek, mengatakan, DPRD Kota Kupang memberikan apresiasi yang besar kepada pemerintah pusat yang memberikan perhatian khusus kepada Kota Kupang, dengan alokasi anggaran untuk pembangunan Bioskop Misbar.

“Namun sayangnya sampai dengan tahun 2021 ini, pembangunan Bioskop Misbar ini tidak kunjung selesai. Sebagai wakil rakyat tentunya kami menginginkan agar pembangunan ini memberikan dampak maksimal kepada masyarakat, melalui pencapaian yang tepat volume, kemudian tepat waktu dan berasas manfaat,” ujarnya.

Tetapi, kata Ewalde, karena kondisi yang terjadi di lapangan bahwa pembangunan Bioskop Misbar ini mangkrak, maka DPRD meminta agar Pemkot Kupang melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, agar melanjutkan pembangunan bioskop ini sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Kupang. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top