Pertama di NTT, SMKN 1 Lobalain Lakukan UKK dan Sertifikasi Siswa | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pertama di NTT, SMKN 1 Lobalain Lakukan UKK dan Sertifikasi Siswa


Peserta UKK dan sertifikasi siswa foto bersama dengan panitia dan perwakilan dari Balai Jasa Konstruksi wilayah IV Surabaya, di aula SMK Negeri 1 Lobalain, Selasa (2/6). (FOTO: Istimewa)

PENDIDIKAN

Pertama di NTT, SMKN 1 Lobalain Lakukan UKK dan Sertifikasi Siswa


Sudah Berlangsung Lima Tahun Berturut-turut

BA’A, TIMEXKUPANG.com-Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Lobalain, Kabupaten Rote Ndao melaksanakan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) dan sertifikasi siswa, Selasa (2/6). UKK ini diikuti sebanyak 32 siswa kelas XII, dimana merupakan kegiatan pertama di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dan sudah dilaksanakan selama lima tahun berturut-turut.

Kegiatan tersebut merupakan program kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

UKK merupakan penilaian yang diselenggarakan khusus bagi siswa SMK guna mengukur pencapaian kompetensi peserta didik. Sedangkan sertifikasi adalah bukti atau pengakuan tertulis atas capaian kompetensi pada kualifikasi tertentu yang diberikan oleh satuan pendidikan terakreditasi.

Kepala SMK Negeri 1 Lobalain, Kristian Isack mengatakan, UKK dan sertifikasi siswa sudah dilakukan selama lima tahun berturut-turut. Dan di wilayah NTT, kata Kristian, SMK Negeri 1 Lobalain merupakan sekolah yang pertama kali melakukannya secara berturut-turut.

“Di NTT, kita, SMK Negeri 1 Lobalain yang pertama melakukanya secara berturut-turut. Dan ini dilakukan atas kerja sama dengan balai jasa konstruksi wilayah IV Surabaya,” kata Kristian saat dikonfirmasi TIMEX, Kamis (3/6).

Selain sekolahnya, kata Kristian, kegiatan tersebut juga dilakukan bersamaan dengan SMK Negeri 2 Kupang. Namun demikian, untuk SMK Negeri 2 Kupang, durasi pelaksanaanya tidak kontinyu. Karena sempat terputus selama dua tahun.

“Kami sudah berturut-turut lima kali/tahun menyelenggarakan UKK dan sertifikasi. Bersama SMK Negeri 2 Kupang, namun terputus dengan durasi waktu dua tahun tidak melakukan,” kata Kristian. “Untuk kompetensi, dilakukan untuk semua jurusan, yaitu 7 jurusan. Sedangkan sertifikasi hanya satu,” tambahnya.

Jurusan-jurusan yang melaksanakan UKK dan sertifikasi di SMK Negeri 1 Lobalain, sebut Kristian, yakni Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura (ATPH), Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT), dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Selanjutnya jurusan Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI), Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB), serta Teknik Kendaraan Ringan (TKR). “Sedangkan untuk sertifikasi siswa hanya jurusan Desain Permodelan dan Informasi Bangunan. Tujuanya adalah untuk meningkatkan peran pendidikan kejuruan, dalam menciptakan sumber daya manusia berkualitas, sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” jelasnya.

Tujuan lainnya, demikian Kristian, agar siswa dapat terserap sebagai tenaga kerja mandiri di lapangan kerja. Karena itu, melalui UKK dan sertifikasi, siswa setelah tamat diharapkan memiliki kecerdasan, kejujuran, dan ketrampilan di bidangnya.

Salah satu perwakilan dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya, Riko Prasetyo, menjelaskan, kegiatan UKK dan sertifikasi adalah untuk menjalankan amanat Undang Undang Nomor 2 Tahun 2017, tentang jasa konstruksi.

Uji sertifikasi, kata Riko, juga sebagai tindak-lanjut perjanjian kerja sama antara Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemendikbudristek dengan Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR. Kerja sama ini lebih ditekankan terhadap peningkatan kompetensi siswa SMK.

“Undang-undang mewajibkan semua pekerja jasa konstruksi, baik di level trampil maupun ahli, harus memiliki sertifikat,” kata Riko Prasetyo.

Untuk diketahui, sebagai wujud penerapan protokol kesehatan, sebelum pelaksanaan UKK dan sertifikasi, seluruh siswa wajib mengikuti pemeriksaan dengan rapid test antigen Covid-19 oleh tenaga kesehatan (nakes) setempat. (mg32)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top