Tertunda Karena Konflik, Verifikasi Berkas Cakades Berlanjut di Dinas PMD SBD | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tertunda Karena Konflik, Verifikasi Berkas Cakades Berlanjut di Dinas PMD SBD


VERIFIKASI. Panitia Pilkades Karuni difasilitasi Dinas PMD SBD melakukan verifikasi berkas cakades yang sempat tertunda karena adanya protes diantara para cakades. (FOTO: FREDI BULU LADI/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Tertunda Karena Konflik, Verifikasi Berkas Cakades Berlanjut di Dinas PMD SBD


TAMBOLAKA, TIMEXKUPANG.com-Konflik verifikasi dan penetapan bakal calon (Balon) Kepala Desa (Kades) Karuni pada pemilihan periode 2021 – 2026 oleh panitia Pilkades berbuntut penyelesaian konflik di kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).

Proses seleksi yang dilaksanakan Rabu (1/6) di kantor Desa Karuni tidak menemukan kesepakatan bersama antara panitia Pilkades dan bakal Cakades Karuni. Hal ini terkait dengan berkas syarat pencalonan Cakades yang oleh calon lain dianggap tidak sah menjadi bukti syarat pencalonan.

Ketua Pilkades Desa Karuni tahun 2021, Frans Gaina kepada TIMEX saat ditemui di kantor Dinas PMD SBD mengakui bahwa proses verifikasi berkas belum selesai dilakukan karena masing-masing cakades sudah berkonflik karena berkas salah satu cakades dianggap tidak sah oleh cakades lainnya.

“Akibat masing-masing tim pendukung sudah berkonflik dan tidak bisa lagi diimbau panitia, maka proses seleksi tidak bisa dilanjutkan lagi,” jelas Frans Gaina, Kamis (3/6).

Menyikapi hal tersebut, Panitia Pilkades Karuni langsung berkoordinasi dengan Kepala PMD SBD, Dominggu Bulla untuk proses seleksi bisa dilanjutkan di kantor Dinas PMD pada panitia tingkat kabupaten.

Untuk diketahui, terdapat Cakades Karuni tahun 2021, antara lain, Emanuel Koro, Siprianus Lede Bili, Martinus Umbu Deta, Aleks Ngogo Routa, Marianus Ama Koni, Philipus Seingo Pote, dan Benikno Bawa Tako.

Dominggus Bulla mengakui bahwa terjadi berbagai persoalan yang terjadi di tingkat desa yang tidak bisa diselesaikan pada tingkat Desa Karuni sehingga verifikasi berkas cakades dilakukan di Dinas PMD SBD.

Namun menurut Dominggus, verifikasi berkas calon tetap harus dilakukan panitia Pilkades Desa Karuni. Ruangan ini dipakai untuk menyelesaikan proses seleksi kemarin yang sempat tersendat di tingkat desa.

Dominggus Bulla menekankan bahwa panduan seleksi syarat calon kepala bukan keinginan oknum tertentu namun berdasarkan payung hukum seperti Pergub, Perda, dan Peraturan Bupati Sumba Barat Daya perihal syarat pencalonan kepala desa tahun 2021.

Proses verifikasi yang sempat tersendat di Desa Karuni dilanjutkan kembali oleh Panitia Pilkades, dengan Ketua Frans Gaina dan diikuti oleh seluruh bakal Cakades.

Saat membuka kegiatan tersebut, Kepala Dinas PMD, Dominggus Bulla mengingatkan para cakades agar proses seleksi mesti berjalan dengan aman dan kondusif sehingga siapapun nantinya yang tidak lolos seleksi mesti menerima itu sebagai hasil proses verifikasi berkas cakades.

“Kalau hari ini bapak belum lolos maka belum berkat di tahun 2021, mungkin saja di tahun 2023 dimasa Pilkades atau dimasa yang akan datang. Oleh karena itu, mari menjaga marwah Desa Karuni sebagai gudang proses belajar masa lampau dimana semua orang di Pulau Sumba pergi belajar di Karuni,” tegasnya. (*)

PENULIS: Fredi Bulu Ladi

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top