Sejumlah Guru SMA/SMK Belum Terima Tunjangan Sertifikasi Triwulan I, Ini Penjelasan Kepala BKD NTT | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Sejumlah Guru SMA/SMK Belum Terima Tunjangan Sertifikasi Triwulan I, Ini Penjelasan Kepala BKD NTT


Kepala BKD NTT, Zakarias Moruk. (FOTO: DOK. TIMEX)

PENDIDIKAN

Sejumlah Guru SMA/SMK Belum Terima Tunjangan Sertifikasi Triwulan I, Ini Penjelasan Kepala BKD NTT


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Sejumlah guru SMA/SMK/sederajat mengeluhkan tunjangan sertifikasi triwulan pertama 2021 (Januari-Maret) belum mereka terima. Padahal sebagian besar sudah terima tunjangan itu melalui transfer langsung ke rekening dua hari sebelum perayaan Idul Fitri pada 13 Mei lalu.

Berdasarkan informasi yang diperoleh TIMEX menyebutkan bahwa ada lebih 1.000 guru bersertifikat kompeten yang belum menerima transfer tunjangan sertifikasi periode Januari-maret.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) NTT, Zakarias Moruk yang dihubungi media ini Senin (7/6) mengaku baru mengetahui informasi tersebut.

Menurutnya, Pemprov NTT melalui BKD NTT telah menyalurkan dana ke rekening masing-masing guru yang berhak menerima tunjungan sertifikasi setelah menerima transfer dari pemerintah pusat pada 31 Maret 2021 lalu.

“Untuk tunjungan sertifikasi guru sudah kita bayar berdasarkan SK dari pusat. Jadi kita bayar sesuai nama-nama yang ada dalam SK. Di luar itu (SK, Red) tidak bisa kita bayarkan,” jelas Zakarias Moruk.

Mantan Penjabat Bupati Belu ini menyebutkan, Pemprov NTT menerima transfer dari pusat untuk sertifikasi guru itu sebesar Rp 67 miliar lebih untuk triwulan pertama. Yang sudah disalurkan sebesar Rp 53 miliar lebih.

Zakarias mengatakan, dana sebesar Rp 53 miliar lebih tersebut telah disalurkan untuk 4.853 guru termasuk cary over untuk 1.000 lebih guru yang pada Triwulan IV/2020 lalu belum menerima tunjangannya.

Saat tanya bagaimana dengan informasi 1.000 lebih guru yang belum menerima tunjangan mereka untuk Triwulan I/2021, Zakarias mengatakan bahwa perlu pihak sekolah yang guru-gurunya belum terima atau Dinas Pendidikan untuk memastikan kembali.

“Jika sudah ada nama-nama di SK, pasti dibayarkan haknya. Kalau belum bisa di-cary over pada Triwulan II (April-Juni) dengan catatan ada nama di SK dari pusat,” pangkas Zakarias. (aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

To Top