Kejari Belu Lelang Sparepart Moge Harley Davidson Sitaan Negara, Ini Pembelinya | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kejari Belu Lelang Sparepart Moge Harley Davidson Sitaan Negara, Ini Pembelinya


LELANG. Pihak Kejari Belu dan pejabat di kantor KPKNL Kupang foto bersama usai penandatangan dan serah terima laporan hasil lelang di kantor KPKNL Kupang. (FOTO: ISTIMEWA)

PERISTIWA/CRIME

Kejari Belu Lelang Sparepart Moge Harley Davidson Sitaan Negara, Ini Pembelinya


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Belu berhasil melelang eksekusi obyek 25 kotak kayu berisi sparepart kendaraan bermotor merk Harley Davidson (Paket I) dan satu unit kontainer ukuran 40 feet (Paket II).

Proses lelang atas dua paket barang rampasan tersebut dilakukan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kupang, dan prosesnya berjalan lancar dimana dilakukan secara close buiding atau tertutup.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belu, Alfonsius G. Loe Mau melalui Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan, Ardy P. Wicaksono, Senin (7/6) menjelaskan, dari proses lelang dua paket barang sitaan tersebut laku terjual dengan total Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp 1.833.259.999. Rinciannya, lelang paket pertama berupa 25 kotak kayu berisi sparepart motor gede (Moge) merk Herly Davidson (HD) laku terjual seharga Rp 1.812.009.999 dari harga limit lelang Rp 1.811.840.000. “Hasil penjualan ini melebihi harga limit lelang yang kita targetkan,” jelas Ardy Wicaksono. Selanjutnya, kata Ardy, untuk paket kedua berupa 1 unit kontainer ukuran 40 feet laku terjual seharga Rp 21.250.000 dari harga limit lelang Rp 13.420.000.

Ardy menjelaskan, untuk paket pertama dibeli oleh salah seorang swasta beralamat di Manado, Sulawesi Utara, dan untuk paket kedua dibeli oleh PT Ostem, perusahaan pelayaran di Atambua, Kabupaten Belu.

BACA JUGA: Potensi Kerugian Negara dalam Kasus Harley Selundupan Capai Rp 1,5 M

Pelaksanaan kegiatan lelang yang berlangsung secara tertutup itu dipimpin Astri Wulandari dan Saksi I Maria Frederika dari KPKNL Kupang. Bertindak sebagai pejabat penjual Ardi P. Wicaksono selaku Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan dan saksi II, Aep Saepulloh, Kasi Datun Kejari Belu.

Barang bukti sparepart Moge Harley Davidson di Belu telah dibeli seorang swasta asal Manado, Sulut. (FOTO: ISTIMEWA)

Untuk diketahui, proses lelang onderdil Moge HD ini bermula ketika Selasa, 3 Oktober 2017 silam, anggota TNI di wilayah perbatasan berhasil menggagalkan pengiriman sebuah kontainer berwarna merah berukuran besar di Pelabuhan Laut Atapupu. Kontainer besar itu diduga berisi rangka dan mesin sepeda motor gede (Moge) Harley Davidson.

Saat itu, kontainer besar tersebut nyaris dimuat ke atas kapal ekspedisi namun ditahan oleh aparat dari Kodim 1605/Belu dan Provos Polisi Militer Atambua.

Sehari kemudian, pada Rabu, 4 Oktober 2017 sekitar pukul 14:00 Wita, pihak Bea Cukai Atambua membongkar kontainer yang ditahan dan berhasil mengamankan barang selundupan yang berisi suku cadang (sparepart) sepeda motor Harley Davidson.

Barang itu dibuka oleh petugas Bea Cukai Atambua di bawah pimpinan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan dan Penindakan Bea Cukai Atambua, Roben Dima, dan penyidik dari Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kantor Wilayah (Kanwil) Bali, NTB dan NTT, Bandoro dan disaksikan petugas dari Kodim Belu dan Polres Belu, juga dari perusahaan ekspedisi, Maksimus Keru.

Penahanan terhadap barang selundupan tersebut kemudian berlanjut ke proses penyelidikan dan penyidikan yang ditangani pihak Bea Cukai Atambua. Hingga Rabu 23 Januari 2019, kasus pencobaan penyelundupan Sparepart motor Harley Davidson diserahkan ke pihak Kejari Belu dan diserahkan ke pihak Pengadilan Negeri Atambua awal Februari 2019. Pihak PN Atambua memproses persidangan kasus itu dan sudah selesai disidangkan dengan terpidana seorang sopir truk yang membawa kontainer berisikan sparepart motor merk Harley Davidson atas nama Paulus Tanmenu. (mg33)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top