Program Bedah Rumah 2021 Mulai Jalan, Beni Sain: Sementara Bangun 10 Unit | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Program Bedah Rumah 2021 Mulai Jalan, Beni Sain: Sementara Bangun 10 Unit


Kepala Dinas PRKP Kota Kupang, Beni Sain. (FOTO: ISTIMEWA)

KABAR FLOBAMORATA

Program Bedah Rumah 2021 Mulai Jalan, Beni Sain: Sementara Bangun 10 Unit


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kota Kupang, Beni Sain mengatakan, pihaknya kembali melanjutkan kegiatan bedah rumah di tahun anggaran 2021. Dana yang dialokasikan sebesar Rp 2 miliar lebih, dan akan dipakai membangun 64 unit rumah dengan kategori bangun baru atau bedah rumah secara menyeluruh.

“Jadi satu rumah dialokasikan anggaran sebesar Rp 55 juta, tetapi untuk kontraknya berdasarkan jumlah rumah atau sebanyak 64 rumah,” kata Beni Sain saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (7/6).

Beni menyebutkan, kriteria bagi penerima bantuan bedah rumah ini adalah bagi masyarakat tidak mampu yang memiliki rumah tidak layak huni, dan bagi mereka dengan pendapatan tidak tetap sehingga membutuhkan bantuan pemerintah.

“Jadi Pemerintah Kota Kupang berupaya agar memberikan kehidupan yang layak bagi masyarakat Kota Kupang khususnya mereka yang tidak mampu dan tidak memiliki rumah layak huni,” jelasnya.

Bagaimana dengan masyarakat yang punya rumah tapi tidak punya sertifikat? Menurut Beni, bagi warga yang rumahnya belum bersertifikat, mereka bisa dibantu dengan surat keterangan dari kelurahan setempat, agar bisa mendapatkan bantuan ini.

Beni mengatakan, sampai saat ini, pihaknya sementara mengerjakan 10 unit rumah yang tersebar di beberapa kelurahan, misalnya di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), Oebufu, Kelapa Lima, Manutapen, Naimata, Bello, Naioni, dan beberapa kelurahan lainnya. “Kalau dilihat, untuk menyelesaikan satu rumah, ya berkenan membutuhkan waktu selama dua minggu atau 14 hari,” katanya.

Beni berharap kegiatan bedah rumah ini bisa selesai lebih cepat, paling lambat September atau Oktober sehingga masyarakat bisa segera gunakan.

Mengenai pelaksanaan kegiatan bedah rumah tahun 2020, demikian Beni, telah tuntas 100 persen dengan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar, dan semuanya sudah diserahterimakan kepada masyarakat penerima bantuan atau masyarakat penerima manfaat.

“Jadi untuk kegiatan bedah rumah tahun 2020 kemarin dibagi dalam dua jenis bantuan, yaitu peningkatan kualitas rumah dan juga bedah rumah. Untuk peningkatan kualitas rumah penerimanya sebanyak 30 kepala keluarga, sementara untuk bedah rumah ada 42 unit,” terangnya.

Beni mengaku, anggaran untuk bedah rumah tahun 2020, setiap unitnya dialokasikan dana sebesar Rp 50 juta, dan peningkatan kualitas rumah mendapat alokasi Rp 10 juta.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Kupang, Adrianus Talli mengatakan, kegiatan bedah rumah merupakan kegiatan yang sudah diusulkan Pemkot Kupang sebelumnya.

Menurut Adrianus, kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat kurang mampu dan belum memiliki rumah layak huni. “Tetapi pemerintah harus melakukan pendataan secara baik, dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Jika pendataan dilakukan secara baik, tentunya akan menghasilkan out put yang baik, juga pelaksanaan dilakukan secara baik, agar bangunan juga berkualitas,” tandasnya.

Adrianus mengharapkan agar 10 rumah yang saat ini dalam proses pengerjaan supaya dilakukan melalui tahapan proses pendataan yang baik juga transparan sehingga menghasilkan 10 rumah yang berkualitas, dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat penerima.

“Tentunya ada kriteria-kriteria yang harus dipenuhi, harus memiliki lahan milik sendiri, kalaupun bukan milik sendiri harus ada pernyataan dari pemilik lahan, hibah dan lain-lain sehingga tidak terjadi masalah di kemudian hari,” pesannya. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top