Tegakkan Perwali Penanganan Covid-19, Pemkot Kupang Kembali Gelar Operasi PKM | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tegakkan Perwali Penanganan Covid-19, Pemkot Kupang Kembali Gelar Operasi PKM


OPERASI PROKES. Pemkot Kupang kembali melakukan operasi penegakan Peraturan Wali Kota tentang pembatasan kegiatan masyarakat di masa pandemi. Operasi ini diikuti Kepala BPBD, Jimmi Didok, Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja, Alan Yoga Girsang, jajaran aparat Polres Kupang Kota, Selasa (8/6). (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Tegakkan Perwali Penanganan Covid-19, Pemkot Kupang Kembali Gelar Operasi PKM


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kota Kupang kembali melakukan operasi penegakan peraturan Wali Kota tentang pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) di masa pandemi.

Operasi penegakkan disiplin protokol kesehatan ini dipimpin langsung Kepala BPBD, Jimmi Didok, Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja, Alan Yoga Girsang, jajaran aparat Polres Kupang Kota, Kabag Ops, dan Kapolsek Oebobo.

Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang, Alan Yoga Girsang mengatakan, operasi penegakan Peraturan Wali Kota Kupang tentang protokol kesehatan dalam upaya penanganan dan pencegahan Covid-19 telah dilaksanakan sejak 8 Juni malam. Turut terlibat dalam kegiatan ini jajaran kepolisian dari Polres Kupang Kota.

Alan menjelaskan, kegiatan operasi ini digelar malam hari, dan berjalan dalam wilayah hukum Polsekta Oebobo pada Selasa (8/6). Selanjutnya tim operasi akan menyisir di lima kecamatan lainnya secara acak.

“Malam ini ditemukan beberapa pelaku usaha yang masih membandel dengan menerima makan ditempat setelah jam 9 malam, yang mana peraturan walikota mensyaratkan setelah jam 9 malam, hanya bisa pesan antar (take away) atau bawa pulang,” kata Alan.

Mantan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) ini juga mengemukakan bahwa dalam wilayah Kelurahan Kayu Putih, terdapat kelompok masyarakat yang melakukan pesta syukuran wisuda. Hal ini bertentangan dengan Peraturan Wali Kota, dan tim Satgas langsung membubarkan kegiatan pesta tersebut.

BACA JUGA: Tim Operasi ProKasih Covid-19 Temukan Banyak Pelanggaran di Kota Kupang

“Kedepannya Satgas akan melakukan tindakan tegas sesuai Peraturan Walikota, dan akan melakukan penutupan sementara selama 7 hari bagi pelaku usaha yang masih tetap membandel,” tegasnya.

Sementara Kepala BPBD Kota Kupang, Jemmi Didok mengatakan, dalam operasi ini, pemerintah mulai memberlakukan penindakan terhadap semua pelaku usaha yang masih melanggar peraturan Wali Kota.

Pasalnya, kata Jemmi, Sesuai surat edaran Wali Kota Kupang Nomor 30 tahun 2021, pelaku usaha dalam hal ini rumah makan hanya bisa menerima makan di tempat sampai batas Jam 21.00 Wita. Selanjutnya harus menerima pesanan antar dan dibawa pulang, bukan makan di tempat.

“Jadi dalam edaran Wali Kota Nomor 30 tahun 2021, juga ada beberapa sanksi yang di dilakukan yaitu menyegel tempat usaha atau memberikan sanksi tempat usaha tidak boleh beroperasi selama 7 hari,” terangnya.

Jimmi melanjutkan, saat operasi kemarin tim juga mendapati adanya pesta yang digelar di wilayah Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM). Mendapati hal ini tim langsung membubarkan acara dan memberikan edukasi agar semua masyarakat bisa menaati edaran Wali Kota untuk menekan angka penularan Covid-19.

Sebagaimana terpantau media ini pada Rabu (9/6) malam sekira 22.30 Wita, aparat kepolisian dan Sat Pol PP Kota Kupang bersama BPBD Kota Kupang berjalan beriringan dengan beberapa mobil melakukan patroli di titik-titik keramaian, salah satunya di Taman Tagepe, Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang, dan beberapa titik keramaian lainnya. (mg25/aln)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top