Beri Bantuan Hukum, Kajari-Kadis Pertanian Matim Teken MoU | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Beri Bantuan Hukum, Kajari-Kadis Pertanian Matim Teken MoU


MoU. (Dari kiri) Kadis Pertanian, Jhon Sentis, Bupati Agas Andreas, dan Kajari Manggarai, Bayu Sugiri memperlihatkan naskah MoU yang sudah ditandatangani, Rabu (9/6) pagi. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Beri Bantuan Hukum, Kajari-Kadis Pertanian Matim Teken MoU


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai dan Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Timur (Matim) melakukan penandatanganan perjanjian kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU), Rabu (9/6) pagi. Sinergisitas yang dibangun ini dalam rangka penyelesaian permasalahan hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN).

Penandatanganan MoU yang dilakukan Kepala Kejari Manggarai, Bayu Sugiri, SH, dan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Matim, Jhon Sentis itu berlangsung di ruang rapat lantai dua kantor Bupati Matim, Lehong, Desa Gurung Liwut, Borong. Bupati Matim, Agas Andreas hadir menyaksikan penandatanganan MoU itu. Hadir pula Kasi Datun Kejari Manggarai, Wisnu Sanjaya, SH, Kasi Pemeriksa, Iwan Gustiawan, SH, Kasi Pidum, Sendhy Pradana Putra, SH, Kasi Pidsus, Rizal Pradata, SH, Kasi BB, Dian Mario, SH, para pimpinan OPD lingkup Pemkab Matim, kelompok tani, dan konsultan perencana.

“Kehadiran kami di sini untuk memberikan pendampingan kepada Dinas Pertanian dengan memberi pendapat hukum, masukkan, dan membantu dalam menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan instrumen hukum, khususnya dibidang TUN,” ujar Kajari Manggarai, Bayu Sugiri.

Selain itu, lanjut Bayu, MoU ini diharapkan dapat membuka ruang dialog serta konsultasi dan koordinasi yang intens terkait aspek-aspek hukum menyangkut pelaksanaan program pembangunan pertanian. Tentu yang pasti, pihaknya akan melakukan pengawasan eksternal, baik dalam pelaksanaan kegiatan, penyaluran dana hingga sampai kepada pertanggung jawaban kegiatannya.

“Kerja sama ini bertujuan membantu menyelesaikan masalah, melalui pendampingan bantuan hukum, pertimbangan hukum, dan tindakan hukum. Di sini, kami dari Kejari akan melakukan pengawasan eksternal. Hal ini dilakukan dalam upaya pencegahan, supaya tidak terjadi hal-hal yang diinginkan,” jelasnya.

Sementara, Bupati Matim, Agas Andreas, SH, M.Hum dalam kesempatan itu menyatakan menyambut baik terwujudnya MoU tersebut. Dengan adanya kerja sama, Bupati Agas berharap akan semakin membantu OPD, khususnya Dinas Pertanian dalam merealisasikan kegiatan di lapangan. Pada akhirnya akan dapat mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Matim.

Bupati Agas menjelaskan, kerja sama antara Dinas Pertanian dan Kejari Manggarai supaya pelaksanaan pembangunan berjalan baik dan lancar. “Saya berharap, sinergitas yang terbangun melalui pendampingan hukum, akan berdampak juga pada optimalisasi dan implementasi program pembangunan pertanian di Matim.

“Kalu kita kerja dengan baik sesuai aturan yang berlaku, maka semuanya akan aman. Tapi harapan yang paling besar, program yang ada dari dinas, selalu mendapat pendampingan dari Kejari guna meminimalisir kesalahan,” tandas Bupati Agas. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

To Top