Polres Manggarai Bekuk Dua Pencuri HP, Satunya Berstatus Pelajar | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Polres Manggarai Bekuk Dua Pencuri HP, Satunya Berstatus Pelajar


Aparat Polres Manggarai dan Polsek Satar Mese saat mengamankan dua pelaku pencurian HP (jongkok) di Polsek Satar Mese. (FOTO: Sumber Humas Polres Manggarai)

PERISTIWA/CRIME

Polres Manggarai Bekuk Dua Pencuri HP, Satunya Berstatus Pelajar


RUTENG, TIMEXKUPANG.com-Tim Unit Jatanras Satreskrim Polres Manggarai bersama aparat Polsek Satar Mese, membekuk dua orang pelaku pencuri handphone, yakni RD, 17, dan RJ, 21, Selasa (8/6). Kedua pelaku selama ini melakukan aksinya di wilayah Kecamatan Satar Mese dan Langke Rembong.

Keduanya dicokok dari dua tempat berbeda. RD yang masih berstatus pelajar diringkus di rumah orang tuanya, Muku Tee, Desa Hilihintir, Kecamatan Satar Mese Barat. Sementara RJ, seorang petani diringkus di wilayah Keluarahan Bangka Nekang, Kecamatan Langke Rembong.

Korban dari aksi perampasan dan  pencurian HP ini, masing-masing Maria Elisabet Enjel Naur, 29, warga Wae Palo, Yohanes Jerahi, 44, warga Desa Papang, Kecamatan Satarmese, dan Apritoyan Almasi Vance, 17, warga Desa Mocok, Kecamatan Satar Mese.

“Dua pelaku ini ditangkap oleh unit Jatanras bersama Kapolsek Satar Mese dan anggotanya. Mereka ditangkap karena sudah bekerja sama untuk menjual barang curian tersebut,” ujar Kapolres Manggarai, AKBP Mas Anton Widyodigdo, melalui Kasubag Humas, Ipda I Made Budiarsa, dalam keterangan tertulis ke TIMEX, Selasa (8/6) malam.

Dalam kronologis kejadian, Made menyebutkan, pada Senin (7/5), pelaku RD ke rumah korban untuk membeli BBM. Saat tiba, pelaku melihat anak korban sedang bermain game di HP milik korban. Pelaku langsung merampas HP dari tangan anak itu lalu kabur.

Pada 28 Mei 2021 sekitar pukul 03.00 Wita, lanjut Made, pelaku ke Desa Papang, Kecamatan Satar Mese Utara. Pelaku masuk ke rumah milik Yohanes Jerahi dan mencuri dua unit HP sekaligus. Masing-masing milik Yohanes dan Apritoyan Almasi Vance.

Masih di hari yang sama, sekira pukul 08.00 Wita, pelaku RD bertemu saudara RJ di kos-kosan Wae Palo. Saat itu pelaku RD meminta RJ untuk menjual barang curian tersebut. Dari hasil penjualanya, RJ mendapat keuntungan sebesar Rp 400.000.

“Atas kejadian itu, unit Jatanras melakukan penyelidikan. Pada Selasa (8/6) sekira  pukul 12.30 Wita, unit Jantanras Polres Manggarai bersama Kapolsek Satar Mese dan personilnya berhasil mengamankan pelaku perampasan dan  pencurian handphone,” jelas Made.

Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres Manggarai untuk kepentingan proses sesuai hukum yang berlaku. Barang bukti yang diamankan itu berupa satu unit HP Xiomi Redmi Note 8 warna hijau, 1 unit HP merk Asus, dan 1 unit HP merk Samsung J2 Prime. (Krf3)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top