Geledah Rumah Anak Kades Birunatun, Jaksa Temukan dan Sita Bukti Ini | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Geledah Rumah Anak Kades Birunatun, Jaksa Temukan dan Sita Bukti Ini


GELEDAH. Tim penyidik Kejari TTU saat melakukan penggeledahan di rumah Gibradus Mesak, anak dari tersangka Martinus Tobu, Kamis (10/6). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Geledah Rumah Anak Kades Birunatun, Jaksa Temukan dan Sita Bukti Ini


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Timor Tengah Utara (TTU) terus melakukan penelusuran terhadap sejumlah aset yang dimiliki tersangka Martinus Tobu, Kepala Desa Birunatun nonaktif yang tersandung kasus dugaan korupsi pengelolaan dana desa setempat.

Kali ini, tim penyidik dipimpin langsung Kasi Pidsus Kejari TTU, Andrew Keya dan Kasi Barang Bukti, Rezza Faundra Afandi, melakukan penggeledahan di rumah Gibradus Mesak, anak dari Martinus Tobu yang terletak di Desa Boronubaen, Kecamatan Biboki Utara, Kamis (10/6).

Kasi Pidsus Kejari TTU, Andrew Keya kepada TIMEX, Kamis (10/6) mengatakan, kegiatan penggeledahan di rumah Gibradus tersebut bertujuan menelusuri sejumlah aset yang dimiliki tersangka yang didapati dengan menilep dana desa.

Dari hasil penggeledahan, kata Andrew, tim penyidik menemukan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan pengelolaan dana desa di Desa Birunatun selama lepemimpinan tersangka Martinus Tobu. “Ada laptop dan sejumlah dokumen berkaitan dengan pengelolaan dana desa di Desa Birunatun yang kita sita untuk kepentingan penyidikan,” ungkap Andrew.

BACA JUGA: Jaksa Tahan Kades Birunatun, Pakai Dana Desa untuk Kepentingan Pribadi, Negara Rugi Rp 1,3 Miliar

Andrew ,enambahkan, tim penyidik Kejari TTU masih akan terus melakukan penelusuran terhadap sejumlah aset yang dimiliki tersangka Martinus Tobu yang diperoleh dengan menggunakan sumber dana dari dana desa.

Pasalnya, lanjut Andrew, pada tahun anggaran 2020 tidak ada kegiatan yang dibiayai dengan dana desa. Padahal, proses pencairan keuangan mencapai 100 persen. “Ada uang ratusan juta dari dana desa tahun 2020 yang sudah dilakukan pencairan namun tidak ada kegiatan. Ini yang masih ditelusuri oleh tim penyidik,” jelasnya.

Andrew berharap para pihak yang menyimpan aset dan harta milik tersangka Martinus Tobu bisa kooperatif dengan mendatangi Kejari TTU untuk menyerahkan kepada pihak berwajib guna pemulihan keuangan negara.

“Kalau tidak kooperatif dan diketahui oleh tim penyidik maka orang yang menyimpan aset dan harta milik tersangka Martinus Tobu bisa diproses secara hukum pula,” tegasnya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top