Tindaklanjuti Perintah Kapolri Bersihkan Premanisme, Polres Belu Gelar Operasi Kamtibmas | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tindaklanjuti Perintah Kapolri Bersihkan Premanisme, Polres Belu Gelar Operasi Kamtibmas


APEL. Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh saat memimpin apel kesiapan untuk operasi penertiban di Kota Atambua di halaman Mapolres Belu, Sabtu (12/6) malam. (FOTO: JOHNI SIKI/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Tindaklanjuti Perintah Kapolri Bersihkan Premanisme, Polres Belu Gelar Operasi Kamtibmas


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Kepolisian Resor (Polres) Belu bersama Polsek jajaran serentak menggelar operasi penertiban premanisme di lokasi-lokasi yang berpotensi rawan pemalakan dan pungutan liar. Operasi penertiban ini digelar Sabtu (12/6) malam, dan dipimpin langsung Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh. Operasi ini melibatkan personil dari satuan Intelkam, Reskrim, Resnarkoba, Binmas, Samapta dan anggota Bhabinkamtibmas.

Kegiatan operasi penertiban premanisme dilaksanakan di beberapa titik dalam kota antara lain kompleks Pasar Lama, Pasar Baru, Pasar Lolowa, Taman Fronteira, dan Plaza Pelayanan Publik Atambua.

Setiap kendaraan yang melintas juga dihentikan aparat yang dilanjutkan dengan pemeriksaan surat-surat serta barang bawaan. Selain itu, masyarakat yang kedapatan nongkrong bareng langsung dilakukan penggeledahan serta diimbau untuk segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) di Kabupaten Belu yang merupakan perbatasan RI-Timor Leste.

Kapolres Belu AKBP Khairul Saleh saat memimpin apel kesiapan di lapangan Mapolres Belu, Sabtu (12/6) sekira pukul 20.00 Wita mengatakan, langkah penertiban premanisme merupakan tindak lanjut dari perintah Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Tujuannya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Selain itu untuk menekan angka kriminalitas dan mencegah kejahatan premanisme.

BACA JUGA: Berantas Preman, Ini Perintah Kapolri untuk Kapolda dan Kapolres

“Kita melaksanakan operasi premanisme sebagai tindak lanjut perintah Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda NTT, sehingga kami di Polres Belu bersama seluruh Polsek jajaran, saya perintahkan untuk melaksanakan kegiatan operasi serupa dan segera laporkan hasilnya,” tandas Khairul.

Khairul menjelaskan, pihaknya melaksanakan penertiban dan juga patroli di lokasi yang disinyalir rawan pemalakan dan pungutan liar atau pungli. Bila ada dugaan yang melanggar pidana tentunya akan dilakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku.

Ia menegaskan, praktik premanisme tidak boleh ada atau berkembang, terlebih di wilayah hukum Polres Belu yang dikenal sebagai daerah tapal batas RI-RDTL (Timor Leste).

Dikatakan prinsipnya operasi bersih premanisme bertujuan memberikan jaminan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Dikatakan sasaran operasi ini antara lain oknum masyarakat yang disinyalir kerap melakukan aksi pemalakan/pungutan liar, warga yang bepergian membawa sajam, mengosumsi minuman keras/alkohol serta praktik premanisme lainnya.

Selain itu, lanjut Khairul, diberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjauhi praktik premanisme. Dan hasil operasi, belum ditemukan adanya pelanggaran hukum pidana. Terlepas dari hasil tersebut, operasi premanisme ini dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya dalam momentum tertentu sehingga Belu benar-benar bersih dari praktik premanisme. (mg33)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

To Top