Pertama di Indonesia, Kejari TTU Gandeng Kaka Duki Bikin Vidio Literasi Hukum | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pertama di Indonesia, Kejari TTU Gandeng Kaka Duki Bikin Vidio Literasi Hukum


JAKSA INOVATIF. Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila (kanan) bersama YouTubers Komedian Hengky Bere Tallo alias Kaka Duki dalam sebuah pertemuan di Kota Kefamenanu belum lama ini. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Pertama di Indonesia, Kejari TTU Gandeng Kaka Duki Bikin Vidio Literasi Hukum


YouTuber Komedian di TTU

KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Timor Tengah Utara (TTU) terus melakukan berbagai upaya dalam rangka memberikan kegiatan penerangan hukum kepada masyarakat di Bumi Biinmafo.

Selain melakukan kegiatan penerangan hukum secara langsung, Kejari TTU juga memberikan penerangan hukum melalui teknologi informasi, yakni dengan menggandeng YouTubers Komedian Kaka Duki.

Terpantau, dari kanal YouTube Bere Tallo Channel, video berdurasi 18 menit 42 detik yang di-upload pada 13 Juni 2021 pukul 20.00 hingga saat ini sudah 45 ribu kali ditonton. Selain itu, terdapat 247 komentar yang mendukung Kejari TTU dalam rangka pemberantasan tindak pidana korupsi di TTU.

Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila kepada TIMEX, Senin (14/6) mengatakan, Kejari TTU terus melakukan inovasi dalam memberikan penerangan hukum kepada masyarakat di wilayah hukum Kejari setempat.

Salah satu inovasi yang dilakukan, kata Kajari Roberth, yakni memberikan penerangan hukum dengan menggunakan informasi teknologi yang menggandeng YouTubers Komedian di Kota Kefamenanu. Bahkan, Kajari Roberth mengklaim, kegiatan penerangan hukum melalui teknologi informasi oleh Kejari TTU tersebut merupakan pertama di Indonesia.

“Perkembangan teknologi informasi ini mengharuskan kita untuk mampu mengikuti perkembangan zaman. Kalau kita memberikan penerangan hukum secara mainstream tentu hanya menyasar puluhan orang, namun melalui teknologi informasi dapat diakses oleh ribuan orang dimana saja berada,” ungkap Kajari Roberth.

Roberth menambahkan, dalam video literasi hukum yang ditayangkan melalui kanal YouTube Bere Tallo Channel tersebut terdapat banyak pesan hukum yang tersampaikan kepada masyarakat. Bahkan, lanjut Roberth, dalam video tersebut masyarakat TTU dan juga masyarakat banyak dapat terhibur dan pesan-pesan hukum juga tersampaikan dengan baik. “Video yang baru di-upload satu hari saja sudah ditonton oleh 45 ribu orang lebih. Ini berarti kegiatan penerangan hukum melalui teknologi informasi lebih efektif dan efisien,” jelasnya.

YouTubers Komedian, Hengky Bere Tallo ketika dikonfirmasi TIMEX, Senin (14/6) menyampaikan kepada masyarakat umum untuk bisa dapat melaporkan berbagai penyimpanan dalam pengelolaan dana desa di masing-masing.

Pasalnya, Kejari TTU saat ini sangat transparan dalam penanganan setiap perkara korupsi di wilayah hukum setempat. Untuk itu, para pemangku kepentingan di tingkat desa dapat pula transparan dalam pengelolaan dana desa sehingga tidak terjerat hukum.

“Kita siap mendukung Kejaksaan Negeri TTU dalam memberantas tindak pidana korupsi di Bumi Biinmaffo sehingga masyarakat bisa sejahtera dan makmur,” pesannya. (mg26)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top