Bantu Korban Bencana Badai Seroja, Dirut Bank NTT Serahkan 6.000 Lembar Seng | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bantu Korban Bencana Badai Seroja, Dirut Bank NTT Serahkan 6.000 Lembar Seng


SERAHKAN BANTUAN. Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menyerahkan secara simbolis bantuan sebanyak 6.000 lembar seng kepada korban bencana alam Siklon Tropis Seroja di Kota Kupang yang diterima Asisten III Setda Kota Kupang, Yanuar Dally (kiri), Selasa (15/6) siang. (FOTO: BORGIAS KOLLO/TIMEX)

BISNIS

Bantu Korban Bencana Badai Seroja, Dirut Bank NTT Serahkan 6.000 Lembar Seng


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Komitmen Bank NTT untuk mendukung program pembangunan masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tak pernah redup. Salah satu wujud komitmen bank kebanggaan masyarakat NTT ini ditunjukan dengan pemberian bantuan sebanyak 6.000 lembar seng kepada para korban bencana badai Siklon Tropis Seroja yang melanda sebagian besar wilayah NTT pada awal April 2021 lalu.

Bantuan dimaksud merupakan bagian dari program CSR Bank NTT yang diserahkan secara simbolis Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho kepada korban bencana badai Siklon Tropis Seroja di Kota Kupang melalui Asisten III Setda Kota Kupang, Yanuar E. Dally bertempat di Resto Nelayan, Kelurahan Pasir Panjang, Kota Kupang, Selasa (15/6) siang.

Terpantau TIMEX siang tadi, setelah menerima secara simbolis bantuan 6.000 lembar seng tersebut, Asisten III Setda Kota Kupang langsung meneruskan bantuan itu kepada enam camat yang ada di Kota Kupang, masing-masing Camat Kota Raja, Kota Lama, Oebobo, Kelapa Lima, Alak, dan Camat Maulafa.

Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dihadapan para pejabat Kota Kupang dan puluhan wartawan menjelaskan, bantuan 6.000 lembar seng itu seharusnya sudah disalurkan beberapa hari pasca bencana badai Siklon Tropis Seroja awal April lalu. Namun baru disalurkan hari ini karena berbagai kesibukan yang dialami pasca bencana itu. Walaupun terlambat menyalurkan bantuan CSR Bank NTT kepada sasaran, namun komunikasi pihak Bank NTT dengan Pemkot Kupang selalu jalan.

“Sebenarnya bantuan ini sudah kami serahkan setelah bencana badai Seroja pada 4 – 6 April lalu, tapi karena situasi dan keterbatasan waktu makanya baru hari ini (15/6) kami serahkan kepada para korban bencana alam yang di Kota Kupang,” ungkap Alex Riwu Kaho.

Alex mengakui, bantuan CSR Bank NTT yang diserahkan itu belum mampu menjawab permasalahan yang dialami para korban bencana badai Siklon Tropis yang ada di wilayah Kota Kupang. Meski demikian, Bank NTT terus memberi perhatian serius terhadap masalah sosial maupun ekonomi yang dihadapi masyarakat NTT.

“Kami tahu banyak rumah warga Kota Kupang yang rusak akibat bencana badai Seroja lalu, karena itu masyarakat butuh seng untuk memperbaiki rumahnya yang rusak setelah bencana alam lalu. Kami sadari bahwa bantuan ini belum seberapa namun paling tidak dengan bantuan ini bisa mengurangi beban penderitaan yang dialami masyarakat Kota Kupang,” kata Alex Riwu Kaho.

Selain bantuan 6.000 lembar seng, kata Alex, Bank NTT juga sedang menggelar sejumlah kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat di wilayah Provinsi NTT. Salah satunya yaitu program Ramai Sekali Bank NTT. Program ini jelas Alex Riwu Kaho merupakan program gerakan edukasi menabung sejak dini sekaligus literasi keuangan perbankan untuk semua generasi.

“Khusus untuk para wartawan, Bank NTT juga membuka ruang kepada teman-teman yang belum memililki sertifikat kompetensi untuk ikut uji kompetensi bekerjasama dengan PWI NTT. Kami juga buka ruang kepada teman-teman wartawan untuk mengembangkan profesionalisme melalui lomba karya tulis ilmiah. Tinggal teman-teman mau atau tidak untuk memanfaatkan berbagai kemudahan yang kami sediakan,” papar Alex.

Asisten III Setda Kota Kupang, Yanuar E. Dally mengaku kagum dengan bantuan CSR Bank NTT berupa 6.000 lembar seng bagi warga Kota Kupang terdampak badai Siklon Tropis Seroja. Yanuar menilai, bantuan CSR yang disalurkan itu semakin menunjukan kepada publik komitmen kuat Bank NTT untuk mendukung pembangunan masyarakat di wilayah Bumi Flobamora.

“Banyak bantuan CSR yang sudah mengalir dari Bank NTT. Ini bukti bahwa memang Bank NTT punya komitmen yang kuat untuk membantu masyarakat NTT guna meningkatkan kesejahteraannya. Terima kasih Bank NTT sudah menunjukan komitmennya untuk ikut merasakan penderitaan masyarakat NTT terutama mereka yang menjadi korban bencana badai Seroja,” ungkap Yanuar.

Yanuar berjanji segera memerintahkan keenam camat penerima bantuan untuk secepatnya menyalurkan bantuan tersebut kepada para korban bencana sesuai hasil verifikasi dan validasi data korban bencana.
“Secepatnya kami akan salurkan bantuan CSR Bank NTT sesuai tujuan dan sasaran bantuan. Yang jelas penerima bantuan adalah mereka yang namanya sudah terverifikasi secara valid oleh tim sesuai persyaratan penerima bantuan,” tegasnya. (ogi)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya BISNIS

To Top