Banyak Tiang dan Lampu Jalan Rusak, Kadis PUPR Kota Usul Perbaikan di Perubahan Anggaran | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Banyak Tiang dan Lampu Jalan Rusak, Kadis PUPR Kota Usul Perbaikan di Perubahan Anggaran


PERBAIKAN. Petugas tengah memperbaiki LPJU di Jalan S. K Lerik, tepatnya di samping Kantor DPRD Kota Kupang. Gambar diabadikan Senin (14/6). (FOTO: FENTI ANIN/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Banyak Tiang dan Lampu Jalan Rusak, Kadis PUPR Kota Usul Perbaikan di Perubahan Anggaran


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang melakukan pendataan secara baik terhadap Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang rusak akibat badai Seroja pada awal April 2021 lalu.

Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Hengki Ndapamerang saat diwawancarai di kantor DPRD Kota Kupang, Senin (14/6), mengatakan, lampu yang rusak akibat badai Seroja kemarin secara teknis sudah menjadi tanggung jawab Dinas PUPR.

“Pasalnya setelah selesai pekerjaan, masa pemeliharaan selama 6 bulan sampai 12 bulan. Sementara LPJU yang rusak ini diakibatkan oleh adanya bencana dan merupakan hal yang tidak diinginkan dan tidak bisa diduga,” kata Hengki.

Hengki katakan, LPJU penyerahan tahun 2019 yang rusak akibat badai Seroja sebanyak 10 tiang, sementara lampu yang ada 219 bola lampu. Sedangkan untuk lampu hias, yang rusak sebanyak 200 buah. Kemudian LPJU program tahun anggaran 2020, khusus tiang dekoratif yang rusak ada 12 tiang, sementara tiang lampu yang tinggi 9 meter sebanyak 17 tiang yang rusak, dan tinggi 7 meter sebanyak 12 tiang.

Hengki menyebutkan, untuk perbaikan dan pemeliharaan LPJU, baik lampu hias dan tiang lampu yang rusak, Dinas PUPR akan mengusulkan pada anggaran perubahan mendatang. Sementara terkait rekomendasi panitia khusus (Pansus) DPRD Kota Kupang terkait LKPj, akan menjadi bahan evaluasi untuk pengadaan dan kegiatan di tahun anggaran berikutnya. “Tentunya untuk melakukan suatu kegiatan harus melalui kajian yang baik, dan sesuai standar harga yang ada,” terangnya.

Hengki menyebutkan, UPTD LPJU Kota Kupang sudah dibentuk kelembagaannya dan orang-orangnya juga sudah dilantik. Ke depannya, ketika masyarakat ingin mengadukan tentang penerangan jalan umum, maka bisa menghubungi nomor-nomor tertentu untuk menampung dan merespon aduan masyarakat.

Sebelumnya, Ketua Pansus LKPj Wali Kota Kupang tahun 2020, Tellendmark Daud mengatakan, pemeriksaan LPJU sesuai dengan data yang diberikan Dinas PUPR, ada pekerjaan pondasi, pengadaan tiang, dan pengadaan lampu. Masing-masing dengan harga satuan tersendiri.

“Jadi ada tiga jenis tiang, yang pertama yaitu tiang dekoratif dengan tinggi 9 meter, yang ada di jalan protokol atau jalan negara sepanjang Jalan El Tari sampai Jalan Adi Sucipto. Ada juga yang dengan tinggi tiang 9 meter dan tiang 7 meter. Ini dinamakan tiang oktagonal, yang ada di jalan negara dan di jalan lingkungan. Kami temukan banyak tiang lampu yang patah, karena bencana Seroja kemarin,” ujarnya.

Pansus juga merasa perlu untuk melihat kewajaran harga dan terhadap kualitas tiang lampu tersebut. Karena menurut pengamatan, lampu yang patah kualitasnya harus dievaluasi, mulai dari kualitas bahan dan juga ketebalan. “Harus berpatokan pada kontrak yang ada,” tegasnya. (mg25)

Komentar Pembaca

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

To Top